SUARA CIANJUR – Beberapa waktu, polemik pemanggilan pemain menjadi isu panas di sepak bola Indonesia. Beberapa klub tidak mau melepas pemainnya untuk bela timnas Indonesia di luar agenda FIFA.
Menanggapi hal ini, manajer timnas Indonesia, Sumarji akan mengevaluasi hal ini dengan menyiapkan tim lapis kedua.
“Sudahlah, itu masa lalu. Saya memohon kepada teman-teman, khususnya klub, sekiranya ke depan tidak terjadi hal demikian. Kami ke depan akan mengevaluasi berkaitan dengan turnamen yang layak diikuti secara keseluruhan atau kejuaraan yang perlu dimainkan dengan tim lapis kedua,” ujar Sumarji, dikutip dari laman instagram @indonesian.football.news, Rabu (30/8/2023).
Tim lapis kedua ini nantinya akan bermain untuk timnas Indonesia diluar agenda FIFA. Rencana ini juga didukung oleh Ketua PSSI, Erick Thohir.
"Pak Ketua PSSI juga menyampaikan kepada kami agar mempersiapkan tim A dan tim B ketika menghadapi turnamen kalender FIFA dan di luar kalender FIFA," sambung Sumarji.
Rencana ini langsung mendapat reaksi dari netizen Indonesia. Ada yang mendukung juga ada yang pertanyakan efektifitas rencana ini.
“Kalo tim B ini isinya pemain yg sering dibangku cadangkan atau para pemain muda yg kurang jam terbang, boleh juga ini,” komen salah satu netizen.
“Kan. Wacana keluar daei AFF hanya bullshit mereka aj,” komen netizen lainnya. (*)
Baca Juga: Nasi Jagung Banyuanyar Probolinggo, Tetap Terkenang Walau KKN Telah Usai