SUARA CIANJUR - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, dengan tegas memastikan bahwa PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) akan bertanggung jawab atas biaya pengobatan cedera yang dialami oleh pemain yang membela Timnas Indonesia.
Sumardji menjelaskan bahwa setiap pemain yang mengalami cedera saat membela Timnas, biaya pengobatan mereka akan ditanggung sepenuhnya oleh PSSI. Ini mencakup semua biaya pengobatan dari awal hingga pemulihan pemain tersebut.
"Jadi begini, setiap pemain yang pada saat membela Timnas dia cedera, semua biaya pengobatan dari awal hingga sembuh ditanggung oleh PSSI," jelas Sumardji dikutip Selasa (5/9/2023).
PSSI tidak akan membebani klub yang merupakan klub asal pemain terkait dengan cedera yang terjadi saat mereka membela Timnas.
Komitmen ini adalah bagian dari upaya PSSI untuk memastikan kesejahteraan pemain dan menjaga hubungan baik dengan klub-klub.
"PSSI tidak akan lepas tangan. Kita tidak akan membebani klub terkait cedera pemain saat membela Timnas. Ini sudah komitmen kami sejak awal," kata Sumardji.
Setiap keputusan terkait pengobatan, termasuk apakah pemain perlu menjalani operasi, akan didasarkan pada hasil pemeriksaan MRI medis yang dilakukan oleh tenaga medis yang berkompeten.
"Kalau dia harus operasi, ya operasi. Semua biaya operasi akan ditanggung PSSI. Tentu semua hal menyangkut cedera itu setelah didasari hasil MRI kedokteran," papar Sumardji.
Sumardji menegaskan bahwa komitmen PSSI untuk menanggung biaya pengobatan pemain Timnas yang cedera telah ada sejak awal.
Baca Juga: PSSI Minta Viking dan Jakmania Lakukan Rekonsiliasi Perdamaian Hingga ke 'Akar'
Hal ini adalah langkah positif untuk memastikan pemain mendapatkan perawatan yang baik dan untuk mendorong partisipasi aktif mereka dalam tim nasional. (*)