SUARA CIANJUR - Marselino Ferdinan saat ini tengah menjalani perjuangan karier sepak bola di Eropa. Pemain muda ini menyadari bahwa dirinya sedang berproses menuju pencapaian yang lebih besar.
Marselino Ferdinan telah bergabung dengan klub KMSK Deinze di Challenger Pro League musim 2023/2024, yang merupakan kasta kedua dalam Liga Belgia.
Meskipun langkah ini menandai langkah maju yang besar dalam karier Marselino, munculnya pertanyaan dari netizen Indonesia mengenai mengapa gelandang berbakat ini belum mendapatkan kesempatan bermain di tim utama.
Netizen Indonesia mulai mempertanyakan keputusan KMSK Deinze yang tampaknya tidak banyak melibatkan Marselino Ferdinan dalam skuad utama mereka.
Kelahiran Jakarta pada 9 September 2004 ini sebenarnya telah membuktikan kualitasnya dengan mengoleksi 14 caps untuk Timnas Indonesia, tetapi pemain tersebut belum mendapatkan kepercayaan sepenuhnya di klubnya di Belgia.
Marselino Ferdinan akhirnya buka suara melalui akun media sosialnya untuk menanggapi kritik dan pertanyaan yang dia terima dari netizen Indonesia.
Dia menunjukkan kesabaran dan tekadnya untuk terus berkembang di Eropa seperti banyak pemain muda lainnya sebelumnya.
Sebagai contoh, Takefusa Kubo, pemain asal Jepang, juga memerlukan beberapa tahun untuk menimba pengalaman dan memperoleh waktu bermain yang konsisten di La Liga Spanyol.
Marselino menanggapi dengan tegas, "Bikin malu ya. Pemainnya saja lagi dalam proses. Enak-enak saja. Ini netizen heboh. Hahaha, kubu tujuh tahun di Eropa. Dipikir gampang kali ya?" menunjukkan tekadnya untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan di Eropa. (*)
Baca Juga: Pujian untuk Pertahanan Timnas Indonesia dari Pelatih Kirgistan