SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menjelaskan bahwa FIFA memiliki permintaan jelang Piala Dunia U17, yaitu terkait dengan kualitas venue.
“Semua permintaan FIFA soal peningkatan standar venue kami penuhi. Indonesia siap menjadi tuan rumah," ujar Erick Thohir, dikutip dari web resmi PSSI, Senin (9/10/2023).
Adapun salah satu hal yang terpenting dari venue sepak bola adalah soal kualitas rumput. Untuk menciptakan lapangan yang ideal bagi pemain dan penonton, pemilihan jenis rumput yang tepat sangat penting.
Tipe rumput yang digunakan akan memengaruhi permainan, daya tahan lapangan, dan bahkan kesehatan pemain. Berikut adalah jenis-jenis rumput terbaik untuk lapangan sepak bola.
1. Rumput Bermuda adalah salah satu tipe rumput yang paling umum digunakan untuk lapangan sepak bola. Ini tahan terhadap lalu lintas berat, tahan panas, dan cepat tumbuh. Rumput Bermuda memberikan permukaan yang keras dan cepat, ideal untuk permainan cepat dan teknis. Namun, perawatan yang intensif diperlukan untuk menjaga kepadatan dan keindahan rumput ini.
2. Rumput Zoysia adalah tipe rumput lain yang sering digunakan untuk lapangan sepak bola. Ini memiliki tekstur yang lebih lembut daripada Bermuda dan tumbuh dengan cepat dalam cuaca hangat. Rumput Zoysia juga tahan terhadap tekanan lalu lintas, tetapi perawatannya lebih mudah daripada Bermuda.
3. Rumput Fescue sering digunakan di lapangan sepak bola di wilayah dengan iklim lebih sejuk. Ini adalah rumput yang tahan dingin dan membutuhkan lebih sedikit air daripada tipe rumput lainnya. Rumput Fescue memiliki tekstur yang lebih halus dan permukaan yang lembut, namun tidak sekuat Bermuda dalam menahan lalu lintas berat.
4. Rumput Kode sering digunakan sebagai rumput sementara atau "overseeding" untuk meningkatkan tampilan lapangan. Ini tumbuh dengan cepat dan memberikan warna hijau yang cerah. Namun, rumput Kode tidak tahan lama dan perlu ditanam kembali secara berkala.
Pemilihan tipe rumput yang sesuai akan memastikan bahwa lapangan sepak bola tetap dalam kondisi terbaiknya, memungkinkan pemain dan penonton menikmati pertandingan dengan nyaman, dan meminimalkan biaya perawatan jangka panjang. (*)
Baca Juga: Pantai di Gunungkidul Tercemar Minyak, Biota Laut Banyak yang Mati