Siapa Ryan Flamingo, pemain keturunan Indonesia dan Suriname yang dilaporkan sedang diincar oleh Shin Tae-yong untuk memperkuat timnas Indonesia.
Tentu saja Ryan Flamingo sendiri adalah pemain muda yang punya potensi mendongkrak permainan Timnas Indonesia jika dinaturalisasi.
Nama Ryan Flamingo sendiri mulai naik setelah kabar naturalisasi Jay Idzes belum lama ini sebagai calon pemain naturalisasi yang diajukan Shin Tae-yong.
Diberitakan Bolatimes.com, kabar ketertarikan Shin Tae-yong untuk naturalisasi Ryan Flamingo ini muncul dari media Korea Selatan, Best Eleven.
Disebutkan bahwa pelatih asal Korea Selatan tersebut sedang mempertimbangkan kemungkinan naturalisasi Ryan Flamingo agar dapat bermain untuk Timnas Indonesia.
Kabar mengenai keinginan Shin Tae-yong untuk memasukkan Flamingo ke dalam Timnas Indonesia telah menjadi topik hangat di kalangan netizen Tanah Air, memunculkan pro dan kontra.
Berdasarkan posisi pemainnya sebagai bek tengah dan jumlah bek serta pemain keturunan yang sudah ada di Tanah Air, beberapa pihak merasa bahwa naturalisasi Flamingo tidaklah wajar.
Namun, sebagian netizen mendukung hasrat Shin Tae-yong ini, percaya bahwa tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia.
Terlebih lagi, Ryan Flamingo masih berusia 20 tahun, sehingga banyak yang meyakini bahwa Shin Tae-yong berkeinginan mendapatkan naturalisasi pemain ini untuk kepentingan masa depan Timnas Indonesia.
Meskipun terdapat pro dan kontra dalam hal ini, menarik untuk menjelajahi profil dan catatan karier Ryan Flamingo yang membuat Shin Tae-yong tertarik untuk melakukan naturalisasi.
Berikut adalah profil dan riwayat perjalanan karier pemain keturunan Indonesia yang bermain untuk FC Utrecht tersebut.
Keturunan Indonesia-Suriname
Ryan Flamingo adalah pemain kelahiran Belanda, tepatnya di Blaricum pada 31 Desember 2002 atau 20 tahun yang lalu.
Pemain muda ini memiliki darah Indonesia, Suriname, dan Belanda dari garis keturunannya, meskipun lahir di Belanda.
Karir sepak bola Ryan Flamingo dimulai di BFC Bussum Youth sebelum akhirnya pindah ke Almere City pada tahun 2014.
Di Almere City, Flamingo memulai karirnya dari tim U-17 hingga tim U-21. Ia juga sempat dipinjamkan ke tim Italia, Sassuolo, yang dikenal sebagai tim yang sering melahirkan bakat-bakat muda Italia.
Peminjaman Ryan Flamingo ke Sassuolo pada Februari 2021 menarik perhatian, di mana ia bermain untuk tim akademi Neroverdi bersama tim U-19.
Setelah enam bulan di Sassuolo, Ryan Flamingo akhirnya ditebus oleh Almere City dengan harga 70 ribu euro pada musim panas 2021.
Setelah ditebus, Ryan Flamingo terus bermain di level akademi atau Primavera. Pada tahun 2022, ia naik ke tim utama Sassuolo.
Namun, ia kemudian dipinjamkan ke Vitesse Arnhem selama satu musim setelah promosi ke tim utama, di mana ia tampil sebanyak 34 kali di berbagai kompetisi pada musim 2022/2023.
Kesuksesannya selama masa peminjaman dan debut sebagai pemain profesional membuat Sassuolo meminjamkannya lagi untuk musim 2023/2024.
Kali ini ke FC Utrecht, di mana pemain keturunan Indonesia ini bermain bersama Ivar Jenner, pemain Timnas Indonesia yang juga dinaturalisasi.
Hingga saat ini, Ryan Flamingo telah tampil dengan konsisten di FC Utrecht, bermain dalam empat pertandingan pada musim 2023/2024 dan mencetak satu gol.
Sementara itu, di level tim nasional, Ryan Flamingo pernah dipanggil untuk bermain dengan Timnas Belanda U-21, namun belum mendapatkan debutnya.
Dengan regenerasi yang tengah berlangsung di lini belakang Timnas Belanda, kemungkinan besar Flamingo akan menerima tawaran Shin Tae-yong untuk bermain di tingkat internasional dengan Timnas Indonesia.