Pertanyaan seputar keberadaan Evan Dimas, salah satu gelandang berbakat Arema FC, dalam beberapa pekan terakhir akhirnya mendapat jawaban. Ternyata, Evan menghadapi tantangan kesehatan yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif.
Dokter tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi Sp.KO, telah memberikan informasi terkait kondisi kesehatan Evan, meskipun detail tentang penyakitnya tidak disebutkan.
Dokter spesialis olahraga ini, yang meraih gelar dari Universitas Indonesia, mengungkapkan bahwa Evan telah absen dari sesi latihan bersama rekan-rekan timnya.
"Lagi sakit," kata Nanang.
Sebelumnya, keberadaan Evan telah menjadi misteri sejak pertandingan melawan Borneo FC di awal bulan Oktober. Pemain berusia 28 tahun ini mulai absen dari skuad tim.
Evan juga tidak ikut dalam pemusatan latihan Arema FC di kompleks Kusuma Agrowisata, Kota Batu, beberapa waktu yang lalu. Ini kontras dengan pemain lain yang sedang pulih dari cedera seperti Johan Ahmat Farisi, M. Rafli, dan Hamdi Sula, yang tetap berpartisipasi dalam latihan walaupun dalam sesi khusus.
Musim ini, Evan mengalami cobaan berupa cedera selama persiapan pra-musim. Sebagai hasilnya, peranannya di tim hingga paruh musim ini terbatas.
Evan baru tampil dalam enam pertandingan dari 16 pertandingan yang telah dijalani oleh Arema FC, dan dari keenam penampilannya, hanya tiga di antaranya sebagai pemain inti.
Meskipun jumlah penampilannya terbatas, statistik permainan Evan masih memukau. Terutama dalam hal akurasi umpan, Evan merupakan yang terbaik di tim. Ia memiliki tingkat akurasi umpan lebih dari 93 persen, menciptakan peluang bagi rekan-rekannya dengan konsistensi yang luar biasa.
Baca Juga: 27 Perusahaan Antri IPO, Ada Sektor Energi Hingga Kesehatan
Dalam upaya pemulihannya, Arema FC dan para pendukungnya berharap Evan Dimas dapat segera kembali dalam kondisi terbaiknya dan memberikan kontribusi berharga bagi tim.