SUARA DENPASAR - Robert Alberts sudah pergi. Kini Persib Bandung dilatih Coach lokal yang bernama Budiman. Ternyata, hasil racikan coach dalam negeri ini malah lebih jos di banding pelatih impor.
Buktinya, Persib Bandung tampil ciamik saat melawan PSIS Semarang dan PSS Sleman.
Kendati berhasil meraih tiga poin, kemenangan Persib Bandung kontra PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo ini ternoda oleh ulah segelintir oknum Bebotoh.
Di antara mereka nekat menyalakan flare yang dilarang dalam Liga Indonesia. Sanksi berat berupa denda ratusan juta pun diarahkan PSSI sebagai induk organisasi ke klub.
Tak hanya itu, ke depan mungkin saja laga Persib Bandung tak boleh disaksikan langsung Bebotoh.
Bahkan polemik soal flare ini ramai di media sosial dan Bebotoh lain ikut terkena getahnya."No respect!" tulis @dickyramd menanggapi kekecewaan Slemania di Instagram @prideofpss_, yang diunggah ulang Instagram @meme_comic_bobotoh_persib.
"Kalian menang, tapi sayang perlakuan fans kalian seperti ini @persib," tulis @prideofpss_.
"Ya, kami tahu tidak semua berulah seperti itu, tapi setidaknya hargai tuan rumah yang telah memberi kalian kemudahan sebagai suporter tim tamu," tulisnya lagi.
Slemania tentu terusik dengan ulah oknum Bebotoh tersebut. Mengingat, soal larangan menyalakan flare ini sudah diketahui suporter lain.
Selain itu, mereka menjamu Persib Bandung dengan rasa persahabatan yang tinggi. Tapi, akhirnya ternoda dengan aksi oknum Bebotoh tersebut.
Baca Juga: Luis Milla ke Persib, Bobotoh Harap Febri Hariyadi Kembali Jadi RX BOW
"Pertama, saya sebagai Bobotoh mewakili permintaan maaf untuk para SLEMAN FANS sebagai tamu yang masih kurang baik," tulis akun @meme_comic_bobotoh_persib.
Tak lupa, mereka mengucapkan terima kasih atas rasa persaudaraan yang ditunjukkan Slemania dalam laga di Stadion Maguwoharjo itu.
Ada juga yang berharap bahwa PSSI menjatuhkan sanksi bagi Bebotoh untuk tidak boleh menonton langsung laga Persib Bandung.
Sanksi ini bertujuan untuk mendidik semua suporter sepakbola di Indonesia agar lebih santun dan mentaati aturan yang berlaku. ***