Suara Denpasar - Kuat Ma'aruf menjadi salah satu tokoh sentral dalam kasus kematian Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J.
Apalagi, kabar miring berhembus bahwa yang bersangkutan memiliki hubungan spesial dengan Putri Candrawathi, tersangka lain dalam kasus kematian Brigadir J.
Bahkan, warganet menilai sopir pribadi keluarga Irjen Ferdy Sambo itu adalah provokator yang menyebabkan tewasnya Brigadir J ditembak Bharada Richard Eliezer atas perintah mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Soal kabar miring dugaan hubungan Kuat Ma'aruf yang diduga menjadi penyebab tewasnya Brigadir J itu sempat diungkapkan mantan kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara.
"Jadi Bharada E atau Eliezer ini kan bilang, dan dia sudah merasakan. Eliezer ngomong 'Saya curiga bang, itu si Kuat ada main sama Putri'. Oh pantes, jawab saya," kata Deolipa dikutip dari Herstory -jaringan Suara.com, Selasa (13/9/2022).
Hubungan terlarang itu diduga kepergok Brigadir J. Jadi, Brigadir J diduga adalah korban kambing hitam karena belang Kuat Ma'aruf dan Putri Candrawathi tertangkap basah.
Bisa dikatakan juga, kemarahan Irjen Ferdy Sambo karena dibisiki sesuatu yang tidak benar terkait ulah Brigadir J.
Tapi, semua dugaan itu dibantah Kabareskrim Polri yang mengatakan bahwa Kuat Ma'aruf baru masuk kerja karena Covid-19.
Namun, warganet tak berhenti di sana. Mereka sibuk mengulik sosok satu ini. Versi warganet bahwa Kuat Ma'aruf selama ini tinggal di Bogor, Jawa Barat.
Baca Juga: BIN Klaim Kantongi Sosok Bjorka, Namun Belum Berani Blak-blakan Ungkap Profilnya
Dia menempati sebuah rumah di Kota Hujan itu bersama istri dan dua orang anaknya. Di lingkungan tempat tinggalnya. Dia memiliki jiwa sosial yang tinggi di mata para tetangganya. ***