Suara Denpasar- Dedi Mulyadi atau Kang Dedi turut menyampaikan kabar duka atas tragedi di Stadion Kanjuruan Malang pada Sabtu hingga Minggu dini hari usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Anggota DPR RI ini pun mendesak semua pihak untuk mencari solusi atas kasus kerusuhan yang sering terulang di sepakbola Indonesia ini.
"Tidak ada sepakbola yang lebih berharga dari sebuah nyawa. Kali kesekian, peristiwa yang sama terjadi lagi," kata dia seperti dituliskan di akun instagramnya, Minggu (2/10).
Anggota Komisi IV ini meminta dari para pihak untuk mencari solusi atas permasalahan klasik ini
"Stakeholder sepakbola Indonesia harus mencari solusi terbaik agar tidak ada lagi korban di masa depan," jelasnya.
Ungkapan duka yang sama juga disampaikan oleh ketua DPR RI Puan Maharani menyikapi soal tragedi Kanjuruhan.
"Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa seorang manusia. Tidak ada toleransi terhadap bentuk kekerasan apapun," jelas @puanmaharani.
Hingga Minggu, tim medis masih terus melakukan upaya identifikasi atas korban dari tragedi mengerikan ini.
Wali Kota Malang Sutiaji menginstruksikan kepada seluruh lurah untuk mendata warganya yang jadi korban.
Baca Juga: Buntut Tragedi Kanjuruhan, IPW Desak Kapolri Copot Kapolres Malang hingga Ketua PSSI Mundur
Pihaknya kini juga sudah mendirikan crisis center terkait dengan tragedi Kanjuruhan ini.
"Sekarang kita sedang melakukan identifikasi, lurah-lurah diminta update informasi dengan kita untuk tindakan selanjutnya," jelasnya.
Hingga siang tadi ada 18 jenazah yang dibawa ke RS Saiful Anwar untuk dilakukan proses identifikasi oleh tim medis.
"Jenazah yang belum teridentifikasi yang membutuhkan identifikasi jenazah kita kirim ke RS Saiful Anwar. Total yang di RS Saiful Anwar ada 18," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. ***