“Itu lah nama yang dilekatkan pada dia. Dan panggilan pendeknya adalah A Ula,” terangnya.
Bila Maula Akbar mau menambahkan nama bapaknya juga bisa. Menjadi Maula Akbar Mulyadi Putra. Namun, Kang Dedi tidak memaksakan. Katanya, dia hak Maula Akbar mau memakai aau tidak.
“Ya kalau Aa-nya mau pakai nama saya. Kalau nggak mau juga nggak apa-apa. Kita tidak bisa memaksa. Setiap orang punya kebebasan untuk menentukan pilihannya, menentukan dirinya sendiri, karena Aa sekarang sudah tumbuh dewasa,” pungkas Kang Dedi Mulyadi. (*)