Suara Denpasar- Menyandang status sebagai putra bupati dua periode, putra pertama Kang Dedi Mulyadi yakni Maula Akbar tidak banyak mendapatkan fasilitas mewah.
Maula Akbar hanya tinggal di sebuah rumah petak dengan ukuran 21 atau tipe 21 selama menghabiskan hari-harinya di usia remaja.
Bahkan sejak Maula Akbar masuk di bangku SMP, yang bersangkutan memilih untuk tinggal sendiri.
Kang Dedi Mulyadi sengaja tidak memberikan fasilitas mewah untuk putra pertamanya buah pernikahan dengan almarhumah Sri Setyawati.
"Dia dulu tinggal di rumah petak tipe 21, untuk ukuran anak bupati saat itu sederhana, AA hidup sendiri," jelas Kang Dedi Mulyadi seperti yang dia unggah di akun youtube KDM Channel, dikutip Suara Denpasar pada Senin (7/11/2022).
Kehidupan masa kecil Maula Akbar ini dijalani dengan penuh keprihatinan.
Pasca ditinggal meninggal ibunya di usia tiga bulan, pria yang kini biasa disapa AA Ula ini juga tidak banyak mendapatkan kasih sayang saat itu.
"Saat itu kan mama cimau sudah punya cucu, mama Subang sudah punya cucu, AA (Maula Akbar) kehilangan tempat mengadu," jelasnya.
Meski demikian Maula Akbar juga tidak banyak mengeluh, bahkan sekedar bertanya saat itu siapa ibunya ke Kang Dedi Mulyadi juga tidak pernah.
"Dia memandang seluruh pengetahuannya itu dengan baik, dia juga menyimpan seluruh pemahamannya itu dengan baik. Sikap itu jarang dimiliki anak-anak sebaya dia," cerita Kang Dedi saat acara ulang tahun ke 23 Maula Akbar.
Saat sudah beranjak kuliah pun kata dia, Maula Akbar tidak pernah meminta uang secara langsung kepada dirinya.
Kang Dedi Mulyadi juga tidak menempatkan anak pertamanya ini sebagai anak emas atau anak seorang pejabat negara. ***