Suara Denpasar – Sedikit demi sedikit, sosok ayah Yessy Anitoma Kirana Yudha terungkap ke publik. Selama ini, ayah Yessy ditutupi pihak keluarga. Namanya Wastoni, usia sekitar 50 tahun.
Ayah Yessy sengaja disembunyikan karena menjaga nama korps. Pria yang batal jadi mertua Ryan Dono itu adalah anggota korps loreng, atau Tentara Nasional Indonesia Angkatan Daerat (TNI AD).
Yessy dalam beberapa kali podcast memang sempat menyebut nama ayahnya: Wastoni. Namun, dia tidak pernah menyebut profesi ayahnya.
Di antaranya, dia pernah menyebut nama ayahnya, Wastoni, di podcast Denny Sumargo. Saat itu, Yessy menceritakan dugaan calon mertuanya, atau ibu dari Ryan Dono yang sering menghina ayahnya.
Kata Yessy, kalimat itu sudah tidak pantas diucapkan. Dia mengaku, pernyataan itu disampaikan ibu dari Ryan Dono kepadanya lewat telepon pada H-4 sebelum pernikahan.
“Anj**g lah Wastoni, g*bl*k lah Wastoni, t*l*l emang orang tua macam apa, itu yang dilontarkan mamahnya,” kata Yessy dalam Youtube Curhat Bang Denny Sumargo dikutip Suara Denpasar, Selasa (13/12/2022).
Saat Anggota DPR RI Dedi Mulyadi datang ke rumah Yessy di Perumahan Metro, Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Jawa Barat.
Kepada Kang Dedi, wastoni mengakui sebagai anggota TNI AD yang berdinas Komando Resor Militer (Korem) 051/Wijayakarta di Bekasi Kodam Jaya. Dia menjadi TNI dari jalur Tamtama dan tamat 1993.
Dia pertama tugas di Kodam Jaya (Jakarta). Pernah juga jadi staf atau bawahan Letjen (Purn) Sudi Silalahi saat menjadi Sekretaris Menko Polkam. Kala itu, Menkopolkam Susilo Bambang Yudhoyono, di bawah kepemimpinan Presiden Megawati Sukarno Putri.
Dia mengaku belum pernah tugas jauh, misalnya ke Papua. Paling banter dia pernah jadi ajudan Sudi Silalahi, sehingga pernah keliling ke daerah lain. Di antaranya ikut jadi ajudan Sudisilalahi saat pembebasan wartawan yang ditawan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh pada 2003.
Diketahui, Sudi Silalahi pernah menjadi ketua Tim Negosiasi Pembebasan Sandera. Di antaranya adalah pembebasan dua wartawan RCTI, Sory Ersa Siregar dan Ferry Santoro yang disandera GAM.
Ersa dinyatakan tewas dalam operasi yang digelar TNI terhadap GAM. Sedangkan Ferry dibebaskan.
Kembali ke sosok Wastoni, dia mengaku pernah juga bertugas menjadi anak buah Pangdam Jaya Letjen Sutiyoso. Dia menjadi penjaga rumah dinas Sutiyoso Perlu diketahui, kelak Bang Yos, demikian dia biasa disapa, pernah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.
Saat ini, Wastoni berpangkat Sersan Mayor (Serma). Yakni salah satu pangkat ketentaraan dari jenjang bintara. Wastoni memang masuk sebagai tamtama, dia kini sudah meraih bintara sejak 2003.
“Kamu sersan mayor bapaknya. Lebih tinggi daripada bapak saya,” kata Kang Dedi ke Yessy.
Ayah Kang Dedi Mulyadi, Salih Ahmad Suryana memang anggoota TNI. Pangkat terakhirnya Praka (prajurit kepala), masuk dalam jenjang tamtama.
Wastoni mengaku mulai tinggal di Purwakarta sejak tahun 2000 bersama istri dan anak-anaknya. Dia aslinya Jatisawit, Kabupaten Indramayu, Jabar. Istrinya asal Cikedung, Indramayu. Pasutri ini sama-sama alumni SMAN 2 Indramayu.
Selain menjadi anggota TNI, Wastoni bekerja sambilan memelihara kambing dekat rumahnya. Dia juga menjadi pengecer LPG dan air galon.
Dari pernikahannya ini, Wastoni memiliki tiga anak. Anak pertamanya Yessy, yang kedua lak-laki masih kelas 1 SMA, dan yang bungsu kelas 5 SD. (*)