Suara Denpasar - Badan Pusat Statistik Provinsi Bali merilis laporan bulanan data sosial ekonomi Provinsi Bali pada November 2022. Dalam laporan itu, salah satu yang dirilis adalah daftar penduduk yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama.
Dari hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2022, ada peningkatan jumlah angkatan kerja di Bali yaitu sebesar 6,12 persen bila dibandingkan dengan Agustus 2021.
Sementara, jumlah penduduk yang bekerja mengalami peningkatan 6,77 persen, sedangkan penduduk yang menganggur mengalami penurunan 5,19 persen.
BPS mencatat pada Agustus 2022, tercatat sebanyak 3.563.140 orang merupakan penduduk usia kerja di Bali.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.738.540 orang tercatat sebagai Angkatan Kerja (penduduk usia kerja yang siap bekerja atau membuka usaha). Kemudian sebanyak 824.600 orang tercatat sebagai Bukan Angkatan Kerja (penduduk usia kerja dengan kegiatan sekolah, mengurus rumah tangga, dan kegiatan lainnya).
Dari total Angkatan Kerja, sebanyak 2.607.070 orang (95,20 persen) tercatat sebagai penduduk bekerja sedangkan sebanyak 131.470 orang (4,80 persen) tercatat sebagai pengangguran.
Nah, lantas pekerjaan sektor apa saja yang paling banyak digeluti di Bali?
Berikut adalah daftarnya.
Perdagangan menjadi sektor pekerjaan utama yang paling banyak digeluti warga di Bali dengan presentase mencapai 21,23 persen.
Baca Juga: Dianggap Arogan, Fabio Capello: Cristiano Ronaldo Mendatangkan Masalah Bagi Dirinya Sendiri
Selanjutnya, adalah pertanian dengan presentase 19,89 persen.
Di tempat ketiga adalah industri pengolahan dengan presentase 15,48 persen dan di posisi keempat adalah akomodasi dan makan minum dengan jumlah 12,07 persen.
Kelima adalah konstruksi dengan total 6,77 persen dan selanjutnya adalah administrasi pemerintahan dengan presentase 4,82 persen.
Sektor lainnya adalah jasa, jasa pendidikan, jasa keuangan dan asuransi, transportasi dan pergudangan.
Kemudian jasa kesehatan, jasa perusahaan, informasi dan komunikasi, pengadaan air, pengadaan listik dan gas, pertambangan hingga real estat.
Demikian adalah penduduk yang bekerja menurut lapangan pekerjaan utama.(*)