Suara Denpasar - Komentar Bos PO Haryanto soal mantan Direktur Operasional yakni Rian Mahendra yang notabene anaknya sendiri dipecat karena suka main Bitcoin dan game membuat busmania heboh. Bahkan, netizen juga terpecah menyikapi pernyataan Haji Haryanto tersebut.
Berikut komentar netizen di kolom komentar akun Insagram pribadi Rian Mahendra. "Itu bukan aib..
Itu pelajaran, gak mau Bapak orang lain kena inves bodong seperti mas Rian.. Emang bapak bukan generasi ini, tapi Bapak lebih bijak.
Pak Haji gak menjelekkan sampeyan, pak Haji sedang ditanya untuk diambil pelajaran..
Mas Rian gak perlu emosi. Bersyukur bapak masih hidup mas..," demikian tulis @abdul_mius bijak.
"AIB DI UMBAR BAPAK KANDUNG SENDIRI... KALO DIPIKIR PAKAI AKAL SEHAT SELAMA MAS RIAN LIVE MAS RIAN PERNAH BILANG CARIIN PERUSAHAAN UANG 2-3 MILIAR PER HARI SAAT MOMEN LEBARAN DLL..APPLE TO APPLE UANG SEGITU APAKAH SEBANDING DENGAN KESALAHAN MAS RIAN?? SY KIRA CUMA DI SINETRON INDOSIAR AJA ADA ORANG TUA YG INGIN ANAKNYA MATI SEMATI-MATINYA. JANGAN KEMBALI KE PO HARYANYO MAS, KEPUTUSAN MAS RIAN SUDAH TEPAT TETAP ISTIQOMAH BANGKIT DAN KEMBALI BERKARYA UNTUK MEMBAYAR 19 TAHUN MU YG TERBUANG SIA-SIA," sahut @ haluuuushinasi dikutip denpasar.suara.com, Jumat 6 Januari 2022.
Sedangkan Rian Mahendra dalam akun Instagramnya tidak bisa menutup kekecewaan atas komentar sang ayah kepada awak media.
Ulas dia, kasus itu terjadi enam tahun lalu. Jika sang ayah tidak ikhlas membantunya, maka dia berjanji akan berusaha untuk membayar semua yang dikeluarkan sang ayah selama ini.
Dia juga berjanji akan menutup mulut rapat-rapat terkait penyebab atau persoalan yang menjadi dasar dirinya dipecat. ***