Suara Denpasar - Berita mengenai kehidupan Tiko dan bu Eny, masih jadi perbincangan hangat di media sosial.
Seakan tak ada habisnya, relawan yang membantu merenovasi rumah Tiko dan bu Eny menguak rahasia hidup keduanya satu persatu.
Dari masalah besar, hingga masalah yang paling sepele seperti hilangnya hampir semua daun pintu di dalam rumahnya.
Ditinggal ayah saat dirinya masih terlalu kecil dengan kondisi ibu yang tidak sehat secara mental, Tiko berjuang hidup sendirian.
Ia sampai harus putus sekolah dan bekerja menjadi petugas keamanan di kompleknya setelah dewasa.
Yang paling miris, Tiko harus menghabiskan hampir semua daun pintu yang ada di dalam rumahnya untuk menyambung hidup.
Ia melucutinya satu persatu untuk dijual, demi bisa memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.
Tak hanya daun pintu yang ada di lantai satu saja, tapi juga daun pintu yang ada di lantai dua.
Hanya satu daun pintu saja yang tersisa di dalam rumah Tiko dan bu Eny, yaitu daun pintu kamar yang hingga saat ini ditempati Tiko.
Baca Juga: BRI Liga 1: Bobotoh Dilarang Nonton Persib vs Borneo FC di Stadion Sore Ini
Hal itu disampaikan Tiko kepada salah satu Yotuber yang juga ikut membantu, yang videonya tersebar di media sosial.
Video itu merupakan property milik DENDENNY_OFC, yang diunggah ulang Vina Dina melalui Facebook.
"Rumah sebagus ini, kenapa pintunya pada ngilang?" tanya seorang pria kepada Tiko.
"Dulu tuh pintu utuh semua, cuman dijualin. Ruang bawah ruang atas ada pintunya semua, tapi dijualin," ujar Tiko.
"Satu pintu yang gak dijual, karena dulu masih tidur di situ," tambahnya.
Tiko mengatakan bahwa daun-daun pintu itu dijual demi menyambung hidupnya.