Suara Denpasar - Batu yang memiliki energi listrik seperti populer dengan nama vibranium dalam komik dan film superhero Marvel Black Panther dikabarkan telah ditemukan di Kongo.
Dalam sebuah video yang beredar memperlihatkan batu tersebut dapat menyalakan lampu yang terhubung dengan kabel.
Selain itu, ketika batu digesekkan dengan satu sama lain maka akan seperti mengeluarkan api.
Video tersebut lalu viral di berbagai platform seperti Twitter, Facebook, hingga TikTok.
Para warganet pun berteori bahwa batu tersebut adalah vibranium, sebuah batu langka yang hanya dimiliki negeri fiktif di komik dan superhero Marvel Black Panther, Wakanda.
Namun seperti dilansir dari Associated Press pada Kamis (26/1/2023), para ahli membantah telah ditemukan batu yang mengandung energi seperti listrik layaknya vibranium di Kongo.
Para ahli mengatakan klaim tersebut aneh, karena meski ada batu atau mineral yang dapat menghantarkan listrik, namun tidak ada batu yang bisa menyimpan energi.
“Mineral di dalam bebatuan itu atau jika Anda memiliki konsentrasi yang cukup, dapat menghantarkan listrik, namun tidak mungkin batuan tersebut benar-benar dapat menyimpan energi listrik,” ucap Simon Jowitt, seorang profesor geologi ekonomi di University of Nevada, Las Vegas.
“Itu hanya melewati dari satu ujung ke ujung lainnya, seperti saat Anda memiliki arus listrik yang melewati sepotong logam,” imbuhnya dilansir Associated Press.
Baca Juga: Persija Kehilangan Satu Pilar Penting Jelang Hadapi Persikabo 1973, Thomas Doll Masih Optimis Menang
Para ahli juga menjelaskan, kemungkinan batu yang berada dalam video viral tersebut adalah pirit, mineral sulfida biasa dengan kilau logam mengkilap yang dapat menghantarkan listrik.
Sementara mengenai munculnya cahaya saat batu digesekkan, para ahli tidak mengetahui secara pasti energi apa yang muncul dari percikan itu.
Tapi mereka sepakat, sebuah batu saja tidak bisa menahan muatan.
Jowitt juga menjelaskan bahwa batuan bukan seperti baterai, sehingga tidak dapat melepaskan listrik dengan sendirinya karena tidak memiliki reaksi kimia untuk melepaskan elektron. (Rizal/*)