Suara Denpasar - Mundur dari jabatan strategisnya di Persib Bandung, Robert Alberts aktif di luaran.
Salah satu kegiatan Robert Alberts adalah membersamai keluarga dan anaknya yang masih kecil, serta hadir di Podcast Sport77 untuk memberikan banyak keterangan.
Salah satu keterangan yang diberikannya adalah tentang Asnawi Mangkualam, dimana ia pernah menjadi partner bagi ayahnya di PSM Makassar.
Saat Robert Alberts menjadi pelatih di PSM Makassar, ia sempat heran karena Asnawi Mangkualam tak bermain di sana padahal ia adalah anak lokal yang potensial.
Tapi, Robert Alberts mendapati sang ayah menjawab pertanyaannya dengan mengejutkan.
Bahar yang saat itu juga melatih di PSM Makassar mengatakan bahwa ia tidak ingin Robert Alberts membuat keputusan untuk Asnawi karena dirinya.
Karena keberadaan dirinya, Bahar khawatir Robert Alberts akan mengambil keputusan bagi Asnawi Mangkualam karena dirinya.
Menurut Robert Alberts hal itulah yang membuat Asnawi Mangkualam sukses bertarung di liga luar negeri hingga saat ini.
Hal itu ia ungkapkan kepada host Sport77 yang diunggah Instagram @robertrenealberts, sebagai jawaban dari penggemar sepak bola bernama Dede Gunawan.
Baca Juga: Musim Banjir Rob, Banyak Ular dan Biawak Berkeliaran di Sekitar Rumah Warga Bintan dan Tanjungpinang
Dede Gunawan bertanya kepada Robert Alberts tentang siapa pemain yang ia kagumi baik di dalam maupun di luar negeri.
"I have to look at a young player like Asnawi (saya harus mengatakan pemain itu adalah Asnawi)," ungkap Robert Alberts.
Robert Alberts mengatakan bahwa apa yang dilakukan Bahar, ayah Asnawi, telah membawa pengaruh positif kepadanya.
Dengan tidak menjadikannya sebagai anak emas di PSM Makassar, maka Asnawi Mangkualam berjuang lebih keras untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.
Dengan konsistensinya, perjuangannya itu dibuktikan Asnawi Mangkualam dengan kesuksesannya di K League 2 saat ini.
Karirnya terus meroket hingga direkrut Jeonnam Dragons, klub K League 2 lainnya setelah Ansan Greeners FC. (Rizal/*)