Suara Denpasar – Laga lanjutan Liga 1 2022/2023 antara PSIS Semarang kontra Persita Tangerang dipastikan tidak akan digelar di Stadion Jatidiri, Semarang.
Laga yang akan digelar pada Sabtu (25/2/2023) mendatang itu harus ‘mengungsi’ mengingat adanya kunjungan Presiden Joko Widodo ke Semarang di waktu yang bersamaan.
Panitia pelaksana laga PSIS Semarang melawan Persita Tangerang sudah mengkonfirmasi hal tersebut.
“Ada agenda kunjungan RI 1 di Semarang pada waktu yang sama dengan jadwal pertandingan melawan Persita,” ujar Danur Rispriyanto selaku Ketua Panpel laga PSIS Semarang yang dikutip dari ANTARA, Rabu (23/2/2023).
Panitia pelaksana pun kini sedang mencari stadion alternatif untuk menggelar laga PSIS Semarang kontra Persita Tangerang menggantikan Stadion Jatidiri.
Tiga stadion yang menjadi kandidat untuk menghelat laga PSIS melawan Persita yaitu Stadion Sultan Agung Bantul, Stadion Moch Soebroto Magelang dan Stadion Maguwoharjo Sleman.
Pihak panitia pelaksana pertandingan pun akan segera memberikan update soal dimana lokasi laga akan digelar.
Tak diizinkannya Stadion Jatidiri menggelar laga Liga 1 menyusul kerusuhan antara suporter PSIS Semarang dengan aparat kepolisian kala pertandingan menghadapi Persis Solo pekan lalu.
Kericuhan terjadi karena para pendukung PSIS yang menamakan diri mereka Panser Biru ngotot pergi ke stadion walaupun laga itu dihelat tanpa penonton.
Baca Juga: Sengaja Digantung? Venna Melinda Sempat Ngaku Kagumi Natasha Wilona: Kalau Aku Berharap...
Akibatnya, pertandingan yang berkesudahan imbang 1-1 itu membuat tim asuhan Muhammad Ridwan terpaksa harus menggelar laga di luar Semarang.
PSIS Semarang berada di posisi ke-8 klasemen sementara Liga 1 dengan mengoleksi 34 poin dari 24 laga yang telah dilakoni.
Sementara Persita Tangerang kini berada dua strip di bawah Laskar Mahesa Jenar dengan mengumpulkan 32 poin dengan jumlah laga yang sama. (Rizal/*)