Melalui laman resminya, Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengaku turut prihatin atas kondisi korban penganiayaan.
Dia mengecam kekerasan itu dan mendukung kasus hukum yang sedang berjalan.
Dia juga mengecam gaya hidup mewah dan sikap pamer harta jajarannya.
“Gaya hidup mewah tersebut tidak cocok dengan nilai-nilai organisasi dan dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, khususnya DJP,” ujar Suryo di Jakarta (22/2).
Dia mengaku pihaknya siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum yang berwenang dalam penyelesaian kasus tersebut.
“Kasus tersebut kini tengah ditangani oleh aparat penegak hukum yang berwenang, dan kami siap bekerja sama, kooperatif, dan suportif,” katanya.
DJP, kata dia, saat ini sedang bekerja melakukan pendalaman terkait dugaan harta kekayaan ayah pelaku yang tidak dilaporkan.
Ayah dari pelaku juga sudah dipanggil untuk diperiksa.(*)
Baca Juga: Legiman Bingung Diajak Ngobrol Jokowi Soal Pemanfaatan Lahan, Dikit-dikit Sebut Pak RT