Suara Denpasar – Kang Dedi Mulyadi dibuat geram dengan adanya aksi pencurian 5 ekor domba milik seorang pelajar SMP di Kabupaten Purwakarta.
Pasalnya aksi pencurian itu selain membuat resah warga, juga membuat anak SMP bernama Haikal putus asa.
Karena sejatinya lima ekor domba peliharaan rencana dijual untuk membayar tunggakan uang sekolah dan perbaikan rumah.
“Saya tadi malam lihat tanyangan di media sosial ada anak SMP yang dombanya hilang dicuri. Banyaknya 5 ekor,” kata anggota DPR RI ini seperti dikutif dari Kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi yang pagi buta menemuai Haikal di rumahnya.
“Saya gak mau lihat dia (Haikal ) kehilangan spirit untuk terus bekerja, melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk kehidupan masa depannya. Tradisi beternak sangat penting untuk membentuk karakter. Karena untuk anak-anak SMP zaman sekarang yang tidak ada aktivitas, ujung-ujung dihabiskan untuk kendaraan bermotor,” sambung Kang Dedi, disarikan oleh Suara Denpasar, Kamis (2/3/2023).
Diakui Kang Dedi, dirinya harus menemui Haikal hari ini, karena dia konsisten dari sejak SD sampai SMP.
“Saya gak mau spirit dia hilang. Saya hari ini berkunjung memberikan mottivasi kepada dia Haikal agar tidak boleh patah semangat agar kembali memelihar domba. Ini kita jalan menuju rumahnya,” tutur Kang Dedi.
Ketika berhasil menemui Haikal pelajar SMP tersebut, Kang Dedi langsung menuju kandang domba milik Haikal yang tak jauh dari rumahnya.
Kelas berapa kamu sekolah, tanya Kang Dedi kepada Haikal. “Saya kelas 3 SMP sekarang pak,” jawab Haikal.
Haikal pun bercerita terkait domba peliharaannya yang hilang. Haikal mengaku kepada Kang Dedi awal dirinya memiliki domba 8 ekor, namun 2 domba sudah dijual untuk biaya sekolah di SMP. Sehingga tersisa 6 domba.
Akan tetapi sisa 6 ekor domba raib dicuri malam hari. “Semua jantan yang dicuri pak sebanyak 5 ekor, tersisa satu lagi,” cerita Haikal kepada Kang Dedi Mulyadi sambil menangis.
Haikal mengakui 5 ekor dombanya yang hilang diketahui Senin malam sekitar pukul 01.00 tengah malam. Jika dihitung harga per ekornya sebesar Rp 2-3 juta. Maka nilai kerugian sekitar Rp 15 juta.
Melihat secara langsung pengakuan Haikal yang dombanya hilang Kang Dedi dibuat geram dengan ulah pencurian domba.
“Yang curi ini gak mikir, apalagi yang dicuri orang miskin, maka habis semua yang dicurinya.
“Apalagi dia capek nyabit rumput cari pakan domba setiap hari. Saya minta para petugas keamanan desa seperti babinsa bhabinkamtimas membuat sistem agar tidak terjadi aksi pencurian. Bikin pencegahan dengan memasang pasang CCTV,” pungkasnya. ***