Suara Denpasar - Indah Permatasari dan Arie Kriting hingga saat ini masih berusaha mendapatkan restu sang ibunda, Nursyah.
Di tengah situasi ini, Nursyah terang-terangan menyebut Arie sebagai musuh bebuyutan. Hal itu bermula ketika dia mengungkap kekecewaannya pada netizen yang selalu menulis komentar jahat.
"Selama ini kenapa netizen-netizen yang terhormat menghina saya? Musuhku itu cuma Kriting!" ujar Nursyah seperti dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Rabu (8/3/2023).
Dia melanjutkan, "Memang saya sengaja ngomong begitu. Musuh saya adalah Kriting. Kan (dia) musuh bebuyutan saya. Saya memang sengaja ngomong begitu."
Meski kini menganggap sang menantu sebagai musuh bebuyutan, Nursyah mengakui sempat memberi lampu hijau untuk Arie Kriting. Namun sikap itu berubah drastis usai Indah memutuskan keluar dari rumah.
Nursyah menuturkan, "Padahal dulu (Arie Kriting) sudah empat kali datang ke rumah saya. Padahal saya sudah kasih lampu hijau istilahnya dulu. Tapi kenapa? Dia sendiri yang berbuat salah ke saya!"
Nursyah bahkan tak segan menyebut Arie memperlakukan Indah bak binatang.
"Indah yang tidak tahu keluar dari rumah, Indah disuruh kesana kemari sama dia. Disuruh lepas kayak kucing!" paparnya.
Dia melanjutkan, "Indah kan tidak pernah keluar rumah. Berhari-hari, berminggu-minggu. Tiba-tiba itu anak arogan, tiba-tiba lupa rumah."
Baca Juga: Mengenal Meditasi: Menemukan Ketenangan di Dalam Diri
Nursyah bahkan tak segan membongkar aib putrinya sendiri dengan mengatakan, "Sudah berbuat salah bertahun-tahun coba saya diam. Saya tahu tempatnya mereka tinggal berdua."
"Tapi saya tidak pernah. Saya jaga perasaan anakku, jaga perasaanku. Saya tidak mau, apalagi media. Kalau saya ribut sebelum mereka kawin, itu kan pasti heboh. Lebih heboh lagi," tandasnya.
Sementara itu, konflik mereka keduanya memanas usai Nursyah membangga-banggakan suami putri keduanya, Sinta Mutiara Bella, yang berasal dari keluarga ningrat.
Padahal, sampai saat ini Nursyah belum juga memberikan restu untuk pernikahan Indah dan Arie. (*/Dinda)