Bukan Hanya Matematika, Menjadi Orang Kaya Juga Ada Rumusnya Loh, Cari Tahu Caranya!

Suara Denpasar

Senin, 20 Maret 2023 | 07:15 WIB
Bukan Hanya Matematika, Menjadi Orang Kaya Juga Ada Rumusnya Loh, Cari Tahu Caranya!
Bukan Hanya Matematika, Menjadi Orang Kaya Pun Ada Rumusnya Loh, Cari Tahu Caranya! (pixabay)

Suara Denpasar – Memiliki finansial yang berlebih atau dengan istilah kerennya financial freedom (Kebebasan finansial) tentu saja menjadi dambaan hampir setiap orang. Dengan kebebasan finansial yang dimikili oleh seseorang akan banyak kemudahan yang bisa dilakukan dan juga di dalam pemenuhan kebutuhannya.

Ingin jalan-jalan, belanja, membeli rumah, mobil dan segala hal yang di mau, sekiranya bisa untuk selalu dipenuhi, termasuk giat berbagi kepada sesama orang yang membutuhkan.

Untuk mencapai hal tersebut yakni kebebasan finansial, bukan hal yang mudah pastinya. Ada proses-proses yang harus dilalui, bisa dengan bekerja seperti berdagang, buruh, menjadi tenaga kontrak di sebuah perusahaan, membuka layanan jasa dan sebagainya.

Semua ini merupakan Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk setidaknya menghasilkan pundi-pundi keuangan. Ada yang berhasil mencapai kebebasan finansialnya dan ada juga yang gagal. Lantas apa sih tips atau trik yang tepat untuk mencapai kebebasan finansial atau dengan kata lain menjadi orang kaya. Tentu saja ada rumusnya, berikut ini. Disimak penjelasannya ya!

Sherly Annavita membagikan sebuah referensi buku berjudul Rich Dad Poor Dad karya dari Robert T. Kiyosaki. Kak Sherly membagikannya lewat kanal YouTubenya Sherly Annavita Rahmi pada (02/02/2023).

Di dalam mereview buku tersebut, Sherly berbagi tips untuk menjadi orang kaya itu dimulai dari mindset atau cara kita berpikir. Di mana selama ini kita belajar caranya mencari uang sementara kita tidak pernah belajar caranya agar uang yang mencari kita. Buku Rich Dad Poor Dad tersebut, terungkap 3 ide besar yang bisa menjadi dasar kita memahami trik menjadi orang kaya.

1. Perbedaan aset dan liabilitas

Semua bentuk kekayaan yang dimiliki oleh seseorang, bernilai dan menghasilkan di masa kini dan yang akan datang. Sementara liabilitas adalah kebalikannya, seseorang harus mengeluarkan dana untuk kekayaan yang dimilikinya.

Seperti kepemilikan atas barang elektronik berupa laptop, awalnya bisa menjadi aset jika digunakan untuk produktivitas yang menghasilkan dengan menjadi konten kreator atau seorang penulis. Tetapi di sisi yang lain hanya akan menjadi liabilitas yang kegunaanya menjadi terbatas hanya untuk sekedar gaya-gayaan atau untuk mengerjakan tugas dan sebagainya.

baca juga

Dengan memahami perbedaan di atas, ini akan membangun mindset kita di dalam mengambil peluang yang terbaik menuju cara menjadi orang kaya yang cerdas. Maka, dengan memperbesar aset  sudah menjadi poin pertama yang bisa diterapkan.

2. Mengambil setiap peluang semaksimal mungkin

Sebuah kalimat bijak dari Robert T. Kiyosaki dalam bukunya, “Emas itu ada dimana-mana sebagian besar orang tidak terlatih untuk melihatnya”. Meski simple, ungkapan cukup bermakna bagi kita yang bisa memahaminya.

Kalimat Robert di atas menunjukkan bahwa peluang seseorang untuk memperoleh kekayaan itu terbuka lebar, ada dimana saja. Bahkan setiap kali ada masalah, sebenarnya ada peluang yang belum terlihat bagi kita yang belum menyadarinya.

3. Cashflow Quadrant

Dan inilah inti dari pembahasan buku Robert T. Kiyosaki (Rich Dad Poor Dad), menurut Sherly di part ini kita diajak untuk mengubah cara kita berpikir dan mengupayakan untuk berpindah dari kuadran satu ke kuadran lainnya.

Empat Quadran oleh Robert T. Kiyosaki:

E : Employee – You have a job.  Pada level ini kita memiliki sebuah pekerjaan  dan konsekuensinya adalah kita mendapatkan gaji dari hasil pekerjaan yang kita lakukan.

S : Self Employed – You own a job. Di sini kita bekerja untuk diri sendiri untuk bisa menghasilkan uang. Sehingga harus meluangkan waktu semaksimal mungkin.

B : Business Owner – You own a system that works for you. Membangus sebuah bisnis dengan harapan, pekerjaan yang kita lakukan tidak sepenuhnya secara pribadi karena kita sudah menggunakan sebuah sistem sehingga ada orang lain yang membantu kita menghasilkan uang.

I : Investor – Money works for you. Artinya memberikan sebagian modal atau uang kita untuk kemudian diinvestasikan di perusahaan. Dari situ kita bisa mendapatkan sebagian hasil dari kerja sama investasi tersebut. Dan pada poin inilah dimana uang telah bekerja untuk kita dan tidak perlu menghabiskan waktu kita hanya untuk sekedar bekerja.

Maka untuk bisa menuju kebebasan finansial kita memilih dua kuadran terakhir yaitu pada bisnis dan investasi. Namun, selalu ada proses yang dilalui. Jika Bersiap, semuanya pasti bisa diraih, termasuk menjadi bebas secara finansial dengan uang bekerja untuk kita. Dikutip Suara Denpasar, Senin (20/03/2023). (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Tips Membuat Gorengan Renyah ala Tukang Gorengan, Buat Takjil Buka Puasa!

5 Tips Membuat Gorengan Renyah ala Tukang Gorengan, Buat Takjil Buka Puasa!

Your Say | Minggu, 19 Maret 2023 | 18:48 WIB

4 Tips Biar Masalah dalam Hubungan Asmaramu Tidak Dicampuri oleh Orang Lain

4 Tips Biar Masalah dalam Hubungan Asmaramu Tidak Dicampuri oleh Orang Lain

Your Say | Minggu, 19 Maret 2023 | 14:19 WIB

5 Tips Merawat Tanaman Eucalyptus dengan Mudah di Dalam Ruangan

5 Tips Merawat Tanaman Eucalyptus dengan Mudah di Dalam Ruangan

Your Say | Minggu, 19 Maret 2023 | 13:24 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×