Suara Denpasar – Salah satu member boy group asal Korea Selatan Jimin BTS melakukan debut solonya dengan album bertajuk Face, pada Jumat (24/3/2023). Album solo Jimin juga masuk ke Hanteo Chart sehingga penjualan albumnya dapat dilihat setiap jamnya. Namun kenapa Hanteo Corrupt trending di twitter?
Dilansir dari allkpop.com, Hanteo Chart adalah chart yang menampilkan data penjualan dari album seorang artis Korea. Chart ini juga dianggap penting oleh artis asal negeri Gingseng dan penggemar idol, karena dapat memperlihatkan performa penjualan album artisnya.
Setelah merilis album solonya yang berjudul Face, para penggemar Jimin BTS melakukan hal yang terbaik untuk mendukung idol mereka dengan membeli album tersebut saat masih pra-penjualan. Semua berjalan baik, pada pukul 13.00 KST atau 5 jam setelah album dirilis angka penjualan melonjak sangat tinggi hingga menembus angka 1 juta kopi.
Hal tersebut membuat Jimin BTS menjadi satu-satunya artis dengan penjualan yang menembus 1 juta eksemplar dan menjadi sejarah baru di Hanteo.
Namun, ada hal aneh terjadi pada Hanteo Chart versi aplikasi, dalam charta di aplikasi grafik penjualan album Jimin terhenti. Sedangkan, di versi webnya Jimin telah mendapatkan dua kali lipat dalam penjualannya. Hal tersebut terlihat hanya mempengaruhi charta Jimin, tidak dengan artis lainnya.
Setelah mengalami hal tersebut, Hanteo mendapatkan banyak pertanyaan. Namun, pihak Hanteo menyangkal jika ada anomali terhadap tangga lagu dan menyembuyikan real-time grafik penjualan.
Sebuah akun twitter bernam @statsforbangtan membuat cuitan setelah pihak Hanteo menyembuyikan real-time penjualan.
“You Can’t See Anything!” tulis akun tersebut pada (24/3/2023)
Setelah mendapatkan banyak serangan akhirnya pihak Hanteo membuat pernyataan lainnya. Mereka akan mensurvei ulang penjualan, namun hanya mengembalikan grafik real-time penjualan sebesar 700rb.
Baca Juga: Link Beli Tiket Presale Konser Suga BTS di Jakarta, Buruan Klik Jangan Sampai Kehabisan!
Para penggemar yang telah marah membawa persoalan ini ke Twitter hingga akhirnya trending, para penggemar juga menyakini bahwa pihak Hanteo melakukan manipulasi dan mensabotase charta Jimin. Mereka tidak akan membiarkan hal tersebut, apalagi uang mereka gunakan untuk membeli album Jimin adalah hasil tabungan mereka. (*/Dinda)