denpasar

Rakyat Palestina Mogok Massal, Tanggapi Pembunuhan yang Dilakukan Polisi Israel

Suara Denpasar Suara.Com
Senin, 03 April 2023 | 10:38 WIB
Rakyat Palestina Mogok Massal, Tanggapi Pembunuhan yang Dilakukan Polisi Israel
Rakyat Palestina Mogok Massal, Tanggapi Pembunuhan yang Dilakukan Polisi Israel (Middle East Eye)

Suara Denpasar - Rakyat Palestina melakukan mogok massal. Hal ini sebagai wujud protes atas pembunuhan Mohammed al-Osaibi, seorang dokter Palestina yang ditembak mati oleh Polisi Israel

Sebelumnya, seorang saksi mata mengatakan bahwa Polisi Israel menembak Mohammed al-Osaibi sebanyak 10 kali di Chain Gate (Bab al-Silsela), salah satu gerbang kompleks Masjid Al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, pada Jumat, (31/3/2023). 

Mohammed al-Osaibi, dokter Palestina ini, dibunuh setelah dia mencoba mencegah Polisi Israel melecehkan seorang wanita yang hendak masuk ke masjid.

Ironisnya, Polisi Israel malah mengatakan bahwa Mohammed al-Osaibi mencoba merebut senjata mereka. Karenanya, ia kemudian ditembak dan "dilumpuhkan". 

Sebagai informasi bahwa Mohammed al-Osaibi adalah penduduk berusia 26 tahun dari kota Badui Hura, wilayah Naqab (Negev), di Israel selatan.

Keluarga Mohammed al-Osaibi membantah laporan Polisi Israel tentang kematiannya, dan menuntut Otoritas terkait untuk melihat bukti rekaman CCTV. 

Kata pihak keluarga, Mohammed al-Osaibi sendiri baru-baru ini meraih gelar kedokterannya di Rumania, dan kembali ke kampung halamannya sebulan yang lalu. 

Menanggapi pembunuhan Mohammed al-Osaibi, sebuah organisasi ekstraparlementer yang bernama Komite Tindak Lanjut Warga Arab di Israel (NCALC), menyerukan mogok massal yang mencakup semua kota, fasilitas pendidikan umum, dan toko di Israel.

"Ada upaya membuat skenario untuk mendistorsi kebenaran dan menyembunyikan bukti. Kita harus mengutuk mereka [Polisi Israel] karena melakukan kejahatan keji terhadap Mohammed al-Osaibi," kata NCALC, dilansir Suara Denpasar dari Middle East Eye, Senin, (3/4/2023). 

Baca Juga: Sungguh Tega, Tentara Israel Bunuh Warga Palestina di Depan Masjid Al-Aqsa

Rakyat Palestina, yang memaknai pembunuhan Mohammed al-Osaibi sebagai "eksekusi", kemudian ikut menanggapi peristiwa keji dengan mogok massal dalam jumlah besar. Mereka menutup toko-toko, dan mengadakan pawai sembari memasang foto-foto dokter Mohammed al-Osaibi. 

Penulis dan analis politik Saher Ghazzawi mengatakan bahwa tanggapan warga Palestina ini mengingatkan kembali akan serangan yang terjadi di kota-kota Palestina pada hari-hari awal Intifada Al-Aqsa, Oktober 2000.

“Ada suasana ketegangan yang dirasakan oleh masyarakat Palestina setelah pembunuhan dokter muda itu,” katanya. 

Ghazzawi juga mengatakan bahwa ketegangan datang bersamaan dengan praktik rasis dan pernyataan pemerintah Israel terhadap segala sesuatu yang berbau Palestina. 

“Opini publik Palestina sepenuhnya menolak laporan polisi Israel yang memfitnah korban (Mohammed al-Osaibi), sehingga kejahatan ini tidak akan luput dari perhatian rakyat Palestina,” kata Ghazzawi menambahkan. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI