Suara Denpasar – Pemberitaan mengenai Alshad Ahmad yang telah menghamili dan menikah dengan mantan pacarnya, Nissa Asyifa kian menghebohkan publik tanah air.
Baru-baru ini tersiar kabar bahwa Alshad Ahmad di podcast Denny Sumargo secara resmi mengakui anak yang dilahirkan Nissa Asyifa sebagai darah dagingnya.
Hal itu dapat dilihat dari unggahan video di kanal YouTube Faktual TV yang diunggah pada Senin, 3 April 2023 dengan judul “Akhirnya!! RESMI AKUI ANAK ANISSA – HANCUR TIARA ANDINI BERI PESAN TERAKHIR – INI NASIHAT DENSU.”
CEK FAKTA
Video mengenai Alhsad Ahmad yang mengakui anak Nissa Asyifa itu berdurasi 14 menit 2 detik dan sudah ditonton sebanyak 1.303 kali.
Narator dalam video tersebut mengatakan bahwa Alshad Ahmad mengakui anak yang dilahirkan Nissa Asyifa dan nasehat Denny Sumargo tentang tanggung jawab.
“Akhirnya!, Alshad akui anaknya. Hancur! Tiara titip pesan terakhir. Ini nasihat Densu (Denny Sumargo) tentang tanggung jawab,” ucap narator dalam video tersebut, dikutip Suara Denpasar dari kanal YouTube Faktual TV, Selasa, (4/42023).
Berdasarkan penelusuran tim Suara Denpasar pada Selasa, 04 April 2023, tidaka bukti rekam jejak digital yang mengakui bahwa anak yang dilahirkan Nissa Asyifa itu kini sudah diakui secara resmi oleh Alshad Ahmad.
Video itu juga hanya menampilkan cuplikan-cuplikan beberapa paranormal dan ahli yang menjelaskan hubungan Tiara Andini dan Alshad Ahmad ke depannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Alshad Ahmad Ketahuan Telah Hamili Tiara Andini, Keluarga Desak Tanggung Jawab?
Hingga saat ini Alshad Ahmad diketahui masih berada di luar negeri dan belum memberikan klarifikasi sedikit pun tentang pernikahannya dengan Nissa Asyifa.
Serta foto Alshad Ahmad yang sedang melakukan podcast dengan Denny Sumargo pun dilakukan pada Maret 2023.
Dalam podcast tersebut, Alshad Ahmad pun tidak membahas sedikit pun mengenai isu yang saat ini ditujukan kepadanya.
KESIMPULAN
Dengan demikian, video yang diunggah di kanal YouTube tersebut merupakan berita bohong atau hoax.
Konten video yang diunggah oleh kanal YouTube tersebut juga tergolong ke dalam kategori misleading. (*/Dinda)