Suara Denpasar - Saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia beberapa waktu yang lalu, ekonomi masyarakat langsung anjlok. Tidak terkecuali beberapa orang Katolik di Bali yang bisnisnya berdampak.
Untuk mengakali itu, mereka berserikat untuk saling menopang dalam situasi situasi pandemi Covid-19 itu. Perserikatan itu pun kini mereka beri nama Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB).
"Iya salah satu faktor terbentuknya KBKB (Komunitas Bisnis Katolik Bali) karena pandemi kemarin, kita menjaring orang-orang Katolik yang punya bisnis waktu itu, untuk saling menopang satu sama yang lain," jelas ketua KBKB, Jurgen Limbunan kepada Denpasar Suara, Sabtu, (8/4/2023).
Hari ini Komunitas Bisnis Katolik Bali (KBKB) menggelar event Easter Market atau (pasar Paskah) yang salah satu pertunjukannya adalah mengajak anak-anak lomba mewarnai dan bernyanyi untuk merayakan hari raya Paskah.
Lebih dari 30 anak-anak ikut memeriahkan lomba lukis dan bernyanyi. Tidak hanya anak-anak Katolik tetapi juga dari yang Muslim, Hindu dan Budha.
Hal itu karena saat ini anggota KBKB tidak hanya orang Katolik saja. Jurgen Limbunan menjelaskan ada anggota dari agama lain yang merasa tertarik dengan visi misi KBKB sehingga bergabung.
"Namanya saja yang Katolik yah, tapi sebetulnya kita terbuka untuk umum. Dan tujuannya adalah saling mensuport antar anggota," ucapnya.
"Semangat KBKB ini adalah 70/30. 70 persen urusan bisnis, 30 persennya adalah urusan kerohanian dan kekeluargaan," kata Jurgen lagi.
Untuk diketahui event Easter Market Komunitas Bisnis Katolik Bali ini akan berlangsung selama 2 hari yakni hari sampai Minggu esok di Lippo Mall Kuta.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ida Dayak Dapat Uang 1 Miliar Usai Sembuhkan Tukul Arwana, Benarkah?
Akan ada banyak pertunjukan seperti lomba fashion show, lomba piano, animal show Bali Safari dan lain-lain. (*/Ana AP)