Suara Denpasar - Persib Bandung di bursa transfer saat ini ramai dikaitkan dengan sejumlah pemain, salah satunya Edo Febriansyah, bek milik milik RANS Nusantara FC.
Terbaru, dikabarkan bahwa bek sayap paling sulit ditembus disebut sudah resmi bergabung dengan Persib Bandung.
Hal itu diinformasikan melalui kanal YouTube LIGANYA DAGELAN pada, Sabtu (22/4/2023) kemarin dengan judul ‘PATO SAMPAI KETAKUTAN!! Bek Sayap Paling Sulit Ditembus Resmi Gabung Persib, Pertahan Makin Kokoh’.
Thumbnail video tersebut ditampilkan wajah Edo Febriansyah mengenakan jersey Persib yang sedang menandatangani kontrak.
Video tersebut diunggah dengan link https://youtu.be/yeyYW5whcmE berdurasi 2 menit itu hingga hari ini sudah disaksikan lebih dari 8,2 ribu kali.
Lantas benarkah kabar tersebut?
CEK FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran untuk cek fakta tidak ada narasi yang menyebut bahwa Pato sampai ketakutan dan bek sayap paling sulit ditembus resmi bergabung dengan Persib Bandung seperti diklaim pada judul konten.
Pemilik konten dalam hal ini menyampaikan mengenai rumor Edo Febriansyah yang dikaitkan dengan Persib Bandung dan sudah sepakat untuk bergabung.
Baca Juga: Persib Bandung Lepas Bek Senior, Victor Igbonefo Pindah ke RANS Nusantara?
Tidak ada bukti valid mengenai hal itu yang ditampilkan dalam video tersebut.
Untuk diketahui, hingga kini Persib Bandung belum ada satupun memperkenalkan pemain baru untuk mengarungi kompetisi musim mendatang.
Dikutip melalui persib.co.id, Direktur Persib Bandung, Teddy Tjahjono mengaku masih terus berkomunikasi untuk mendatangkan pemain anyar setelah mendapat rekomendasi dari pelatih.
Sementara terkait foto dalam thumbnail video tersebut merupakan editan. Aslinya, pemain Persib Bandung yang menandatangani kontrak adalah Teja Paku Alam.
Foto asli tersebut dapat dilihat dari unggahan pada website resmi Persib tertanggal 14 Januari 2023 lalu.
Dengan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa konten berjudul ‘PATO SAMPAI KETAKUTAN!! Bek Sayap Paling Sulit Ditembus Resmi Gabung Persib, Pertahan Makin Kokoh’ memuat informasi bohong yang dapat mengecoh penonton. (*/Ana AP)