Suara Denpasar - Pura Agung Jagatnatha Denpasar sedang dalam proses renovasi. Perenovasian itu sejak Maret dan ditargetkan akan selesai sebelum puranama kelima pada Oktober 2023.
Kendati sedang direnovasi, Jero Mangku Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Ida Bagus Saskara mengimbau agar masyarakat tetap melakukan persembayangaan.
Karena Pura tetap dibuka. Pelinggih (sarana konsentrasi/pemusatan pikiran dalam pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa/ Tuhan Yang maha Esa) utama yang ditengah tidak direnovasi. Tetap dijaga keasliannya sebagai warisan leluhur.
"Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat atau umat Hindu khususnya yang ada di Denpasar, walaupun sedang direnovasi tetapi pelinggih yang ditengah tidak dilakukan renovasi. Karena kedepannya direncanakan akan masuk cagar budaya.
Untuk itu masyarakat yang ingin melaksanakan persemabyangan tetap akan dilakukan persembayangan. Nanti posisinya ada di madia (tengah-tengah)," terang Ida Bagus Saskara kepada Suara Denpasar, Sabtu (6/5/2023).
Ida Bagus Saskara menambahkan bahwa jadwal persembayangan di Pura Agung Jagatnatha Denpasar pun tidak berubah. Sehingga masyarakat bisa melakukan persembayangan kapan saja.
"Jadi bisa melakukan persembayangan kapan saja, hari-hari besar seperti Purnama, Tilam dan sebagainya pun tetap dilakukan persembayangan.
Hari-hari biasa, masyarakat bisa melakukan persembayangan mulai dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam, sementara hari-hari besar mulai dari jam 7 pagi sampai jam 12 malam," tambah Ida Bagus Saskara. (*/Dinda)
Baca Juga: Terbongkar Bau Busuk Proyek Nasional di Jalan Gatot Subroto Denpasar