Suara Denpasar - Mantan istri pertama dokter Wayan Tirta atau dr Wayan, Nur Khoiriyah seakan menyinggung nasib buruk mantan suaminya itu. Perempuan yang sudah berhaji itu memposting curhat yang isinya seolah-olah menyebut nasib buruk dokter Wayan sebagai pembalasan dari Tuhan atau qisas.
Diketahui, dokter Wayan mendadak viral karena hidup sebatang kara di rumah mewah yang dipenuhi sampah. Rumahnya berantakan, dan banyak semak belukar meski dia masih membuka praktik kesehatan dan menerima pasien dengan bayaran sekadarnya, bahkan bisa diutang atau dicicil.
Setelah kisah hidupnya viral, mantan istrinya, Nur Khoiriyah yang saat ini menjadi kepala Puskesmas Klari memposting curhatan.
"Saya yaqin dg firman Allah SWT setelah kesusahan pasti ada kemudahan," tulisnya di akun instagram Instagram @hj.nur_ch sehari lalu.
Dia mengatakan, ikhlas mudah dikatakan, tapi butuh perjuangan untuk menerapkan. Dia mengatakan university of ikhlas sudah mendidiknya sampai ke titik di mana dia sudah ikhlas dengan masa lalunya.
"Ketika jatuh kita harus bangun lagi, terpuruk bangkit lagi, tetap berpegang tali Allah, memohon Taufiq dan hidayah-Nya. Suka duka, tangis dan tawa hanya di dunia yang fana," tulisnya.
Dia mengajak berjuang untuk akhir yang baik, yakni husnul khatimah.
"Janji Allah adalah mutlak (emotion tersenyum) Allah ST bersama orang2 yang sabar," tutupnya.
Selain postingan itu, dia juga menulis panjang dalam caption. Menariknya, seakan menyinggung kondisi dokter Wayan saat ini, Nur mengaku sempat terpuruk 15 tahun lalu karena kekejian seseorang yang tidak layak di-publish-nya.
Baca Juga: Jawaban Dokter Wayan saat Bang Brew Minta Izin Bersihkan Rumahnya: 'Kalau Pohon...'
Dia menyatakan yang tahu cukup tahu, sedangkan bagi yang tidak tahu biarkan berkelana dalam imajinasi masing-masing.
"Karena saya tidak bisa mengendalikan orang bersikap dan bertindak serta berkata atau berfikir apa. Saya hanya bisa mengendaikan diri saya, memimpin respons motorik dan sensorik saya untuk tidak laruk dalam kancah dunia gibah," tandasnya.
Yang paling nyelekit adalah dia menyinggung penghakiman atau pembalasan. Dia menyatakan yakin Tuhan sebagai Hakim Yang Maha Adil.
Dia mengaku sudah pada tahap ikhlas, dan fokus kepada tujuan akhirat. Dia juga mengaku sudah memaafkan pihak yang sudah berbuat salah tanpa dendam.
"Saya hanya mengangkat tangan untuk Robbul Alamin, dan Allah SWT yg turun tangan memberikan pembalasan # hukum qisas tidak dibawa mati, masih di dunia pun sudah Allah balaskan, bersyukur pada Allah mengkaruniai saya umur untuk menyaksikan pembalasannya," papar dia.
Postingan Nur Khoiriyah ini tidak disebutkan ditujukan kepada siapa. Namun dia memposting di tengah viralnya dokter Wayan yang di hidup di rumah dengan sampah berserakan.