Suara Denpasar - Situbondo, sebuah kabupaten yang terletak di ujung timur Jawa Timur, menawarkan sejumlah wisata alam yang memukau. Dari pantai pasir putih yang indah hingga desa tradisional yang unik, Situbondo memiliki beragam destinasi wisata yang patut dikunjungi. Berikut adalah beberapa tempat wisata terkenal di Situbondo:
1. Pantai Pasir Putih
Pantai Pasir Putih, terletak di Kecamatan Bungatan, adalah salah satu surga pantai di Situbondo. Pasir putih yang lembut, air laut yang jernih, dan ombak yang tenang menjadikan pantai ini tempat yang sempurna untuk bersantai dan menikmati keindahan alam. Pengunjung dapat berjemur, berenang, atau hanya menikmati pemandangan matahari terbenam yang spektakuler.
2. Kampung Kerbau
Kampung Kerbau, terletak di Desa Pecinan, adalah sebuah desa yang mempertahankan tradisi peternakan kerbau. Desa ini menawarkan pengalaman yang unik dengan mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat petani kerbau. Wisatawan dapat berinteraksi dengan kerbau, belajar tentang proses pemeliharaan, dan menjelajahi pesona pedesaan yang tenang.
3. Taman Nasional Baluran
Taman Nasional Baluran, terletak di Kecamatan Banyuputih, merupakan tujuan wisata alam yang luar biasa di Situbondo. Dikenal sebagai "Savannah Jawa", taman nasional ini menawarkan pemandangan yang mirip dengan savana Afrika, dengan padang rumput luas, hewan liar seperti banteng, rusa, dan kijang, serta berbagai jenis burung. Pengunjung dapat melakukan safari fotografi, trekking, atau berkemah di tengah keindahan alam yang menakjubkan.
4. Waduk Bajulmati
Waduk Bajulmati, terletak di kawasan hutan TN Baluran, adalah waduk buatan yang menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Dikelilingi oleh bukit dan hutan hijau, waduk ini memberikan atmosfer yang damai dan menyejukkan.
Baca Juga: Punya Nyali Besar, Kolonel Wahyo Yuniartoto Buat Pelatih Silat Vietnam Menyesal Tantang Duel?
Kampung Kerapu, terletak di Klatakan, adalah kawasan yang dikelola secara khusus untuk konservasi ikan kerapu. Desa ini menawarkan pengalaman yang menarik bagi pengunjung yang tertarik dengan kehidupan bawah laut. Wisatawan dapat belajar tentang upaya konservasi kerapu, menyaksikan proses pemeliharaan, dan bahkan menyelam untuk melihat langsung keindahan terumbu karang dan kehidupan laut yang mempesona.***