Suara Denpasar - Penggemar Coldplay mengalami perjuangan penuh ketika war tiket beberapa waktu yang lalu.
Konser Coldplay memang akan digelar 15 November mendatang. Namun pembelian tiket telah dilayani sejak 17-19 Mei lalu.
Nah, ketika pembelian tiket presale dimulai, antusias membludak sehingga antrean panjang terjadi. Bahkan kala itu sempat masuk web terlambat 3 menit saja namun antrian sudah mencapai puluhan ribuan orang.
Tiket konser Coldplay pun ludes di waktu yang cepat. Usut punya usut, pembelian tiket konser juga dilakukan dengan mesin bot.
Para calo ini berada di balik layar dalam melakukan pembelian tiket dengan cepatnya. Sandiaga Uno memberikan pernyataan soal ini melalui akun Twitter.
"Kami tidak akan mentolerir para calo yang mendapatkan tiket konser dengan sistem bot, lalu menjual kembali tiket-tiket tersebut dengan harga fantastis," tulis akun Twitter @sandiuno dikutip pada (24/5/2023).
Dia juga mengatakan bahwa Kemenparekraf terus berkoordinasi dengan Kepolisian dalam menindak tegas para calo yang menjual tiket palsu.
Pihak kepolisian mendapatkan laporan adanya calo yang sudah menipu pembeli tiket konser Coldplay hingga mengalami kerugian ratusan juta.
Menariknya, Sandiaga Uno memberikan harapan untuk penggemar Coldplay terutama yang belum mendapatkan tiket konser.
Baca Juga: Cantik dan Kalem, Inilah 5 Potret Marshanda Revalina, Kekasih Marselino Ferdinan?
"Bagi yang belum mendapatkan tiket, mohon bersabar. Semoga segera ada kabar baik :)," kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Apakah ini berkaitan dengan adanya konser Coldplay hari kedua? Belum ada konfirmasi lebih lanjut.
Postingan Sandiaga Uno ini segera saja mendapatkan tanggapan dari warganet lainnya.
"Dengan tambahan hari, para calo bisa gulung tikar, para penolak konser juga tambah bergejolak. Moga baik2 saja," ujar @ErzaZuhri.
"kabar baik day 2 ," kata @FikriSadathAr.
"Bertebaran om pada pake bot.. kita yg puluhan tahun menunggu akhirnya hanya bisa berkurban..," komentar @tunggalcandra.(Rizal/*)