Suara Denpasar- Baru-baru ini media Vietnam, Soha.vn, mengemukakan dugaan bahwa PSSI mungkin tidak akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. PSSI disebut-sebut akan mencari seorang pelatih yang lebih terkenal.
Ada dua alasan yang dikemukakan oleh Soha untuk mengindikasikan bahwa Shin Tae-yong akan dipecat oleh PSSI. Alasan pertama adalah karena PSSI tidak lagi dipimpin oleh Mochamad Iriawan yang dianggap sebagai 'pelindung' pelatih 52 tahun tersebut.
Selain itu, performa statistik Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia dianggap tidak terlalu mengesankan untuk ketua umum PSSI saat ini yakni Erick Thohir.
"Menurut para ahli, Shin sulit digunakan oleh Presiden Erick Thohir dalam waktu yang lama. Pasalnya, sosok yang paling melindunginya, Mochamad Iriawan, telah hengkang dari kursi PSSI," tulis Soha, dikutip dari laman bolatimes.com, Jum'at (30/06/2023).
Selanjutnya media Vietnam tersebut juga menuliskan bahwa pada dua gelaran Piala AFF dan Sea Games, Shin Tae-yong tidak bisa membantu Timnas Indonesia mencapai Final.
Media Vietnam tersebut juga mengklaim bahwa Erick Thohir, yang baru menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, tidak begitu terkesan dengan prestasi Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia.
Dengan sumber daya finansial yang melimpah, mantan Presiden Inter Milan tersebut kabarnya berencana untuk mengontrak seorang pelatih yang lebih terkenal untuk tim nasional Indonesia.
"Bapak Erick Thohir merupakan orang yang sangat gigih memberikan pernyataan tegas tentang strategi membangun sepak bola Indonesia," tulis media Vietnam Soha.vn.
"Miliarder ini juga tak segan-segan mengeluarkan uang berton-ton untuk mendatangkan pelatih yang lebih terkenal dari Shin Tae-yong. Karena itu, jika tidak ada mutasi dalam 10 bulan tersisa, Shin kemungkinan besar harus pergi," lanjutnya.
Jika hal tersebut benar terjadi, maka turnamen terakhir Shin Tae-yong menukangi Timnas Indonesia adalah Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Oktober hingga November mendatang. (Rizal/*)