Suara Denpasar - Keberadaan pelatih baru Persib Bandung, Bojan Hodak saat ini dipertanyakan para Bobotoh.
Pasalnya, sejak diperkenalkan Persib Bandung pekan lalu, pelatih asal Kroasia itu tak pernah sekalipun terlihat berada di lapangan memimpin latihan.
Di tengah keheranan Bobotoh, kini tercuat kabar Bojan Hodak batal melatih Persib Bandung. Namun, ada angin segar datang dari Levy Madinda.
Hal ini sebagaimana diungkap kanal YouTube Kilas Football pada Selasa (1/8/2023) melalui sebuah video berdurasi 5 menit 59 detik yang telah disaksikan lebih dari 10 ribu kali.
"Tak menyangka, Bojan Hodak Batal Melatih Persib, Angin Segar Datang dari Levy Madinda, Tekad Kuat Kuiper," demikian narasi yang disajikan pada judul video.
Kendati demikian, benarkah informasi yang tercantum dalam video itu?
CEK FAKTA:
Setelah ditonton secara utuh, rupanya kabar mengenai batalnya Bojan Hodak melatih Persib Bandung tidak terbukti kebenarannya.
Pasalnya, video itu hanya menjelaskan seputar keheranan para Bobotoh terhadap Persib Bandung yang tak pernah menyoroti momen Bojan Hodak yang sedang melatih skuad Pangeran Biru, termasuk pada latihan tertutup yang digelar di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (31/7/2023).
Karena itulah, desas-desus batalnya pelatih yang pernah menahkodai Kuching City FC itu mulai muncul di kalangan Bobotoh. Namun, hingga saat ini belum ada klarifikasi apa pun dari pihak Persib Bandung.
Selebihnya, tayangan itu hanya mengulas tekad besar Nick Kuipers jelang kontra Bali United serta mengabarkan soal Levy Madinda yang sudah terdaftar di PT LIB yang artinya ia siap debut bersama Persib Bandung.
Dilansir dari laman resmi Persib, tidak ditemukan informasi mengenai batalnya Bojan Hodak.
Kabar terakhir yang diunggah di situs tersebut hanya seputar absennya ketiga pemain seperti Reky Rahayu, Frets Butuan, dan Kakang Rudianto pada sesi latihan Selasa (1/8/2023) di Stadion GBLA.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa video yang diunggah Kilas Football merupakan berita hoaks lantaran isi video tersebut seolah sengaja dibuat dengan judul menyesatkan publik. (*/Rizal)