Suara Denpasar - Tim U17 Indonesia akan menjalan dua laga uji coba melawan tim-tim kuat. Dua tim sudah siap meladeni Timnas Indonesia U17 asuhan coach Bima Sakti yang digelar di Bali.
Namun, pertandingan uji coba Timnas U17 tidak akan digelar di Stadion Wayan Dipta, Kabupaten Gianyar. Melainkan akan digelar di Kota Denpasar.
Stadion yang dipakai adalah milik Pemprov Bali, yakni Stadion I Gusti Ngurah Rai, di pusat Kota Denpasar. Stadion ini cukup bersejarah dalam sepak bola Indonesia.
Stadion I Gusti Ngurah Rai merupakan home base klub Gelora Dewata yang berdiri pada 1989, dan menjadi salah satu peserta Galatama. Klub ini pernah menjadi juara Piala Liga Indonesia pada 1994.
Terakhir, Gelora Dewata pindah markas pada 2001. Dan berubah nama menjadi Deltras Sidoarjo.
Nah, Stadion I Gusti Ngurah Rai sendiri sempat mengalami renovasi menjelang Piala Dunia U-20 yang batal digelar. Sebelumnya, stadion ini rencananya akan dipakai sebagai tempat latihan, dari lima lapangan yang ada di Bali, dengan veneu utama Stadion Wayan Dipta.
Tim U-17 Indonesia yang menjalani TC di Jakarta, sudah berangkat ke Bali pada Minggu (30/7). Tim yang membawa nama Garuda United, ini akan mengikuti dua laga uji coba internasional melawan Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers. Kedua tim yang akan dilawan ini merupakan U-18.
Pertandingan Garuda United melawan Barcelona Juvenil A berlangsung di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, pada Rabu (2/8), kemudian lawan Kashima Antlers pada Sabtu (5/8) di tempat yang sama.
"Turnamen ini sangat baik dan positif untuk kami setelah menjalani seleksi pemusatan latihan di Jakarta. Kami sudah melakukan persiapan di Bali dan siap melawan mereka," kata coach Bima Sakti dilansir dari laman PSSI
Bima Sakti berharap permainan dan mental pemain bentukannya ini makin meningkat lantaran bersua tim kuat macam Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers U-18.
"Secara kualitas, permainan mereka (Barcelona Juvenil A dan Kashima Antlers) sangat baik," jelasnya.
Bima Sakti membawa 34 pemain ke Bali. Tim ini masih belum fixed. Masih mengalami promosi dan degradasi. Bahkan, sebelumnya dia sudah memulangkan 9 pemain, dan 10 pemain lagi dipanggil.
"Saya berharap perkembangan pemain makin oke serta bekal yang baik sebelum melanjutkan pemusatan latihan ke Eropa dan berlaga di Piala Dunia U-17 2023,” jelasnya. (*)