Suara Denpasar - Ternyata bukan di Jakarta International Stadium (JIS) atau Gelora Bung Tomo (GBT), Ketua Umum PSSI Erick Thohir justru sebut Stadion Manahan Solo sebagai tempat untuk laga penutupan Piala Dunia U17 2023.
Melansir laman kemenpora.go.id, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebutkan kalau pembukaan Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS). Dan laga final serta penutupan akan digelar di Stadion Manahan kota Solo.
"Pembukaan akan digelar di JIS. Penutupan ada di Solo (Stadion Manahan). Tetapi untuk pembukaannya jangan terkonotasi seperti World Cup, ini nggak sebesar itu," ungkap Erick Thohir usai rapat di gedung Kemenpora pada Rabu (9/8/2023).
Hal ini cukup mengejutkan karena jika dibandingkan dengan JIS maupun GBT, stadion Manahan tergolong lebih kecil.
Jika melihat dari data Indonesiabaik.id yang dihimpun oleh Kominfo, Kapasitas JIS sanggup memuat 82.000 penonton sedangkan GBT dapat memuat sekitar 45.000 penonton.
Lain halnya dengan stadion Manahan yang ada di Kota Solo, Jawa Tengah. Di venue tersebut hanya memiliki daya tampung sekitar 20.000 penonton saja.
Namun bukan tanpa alasan kenapa Erick Thohir menyebut stadion Manahan yang ditunjuk sebagai tempat penutupan event akbar sepak bola tersebut.
Dibandingkan dengan JIS yang terletak di ujung utara Jakarta, saat ini akses menuju kesana masih dalam tahap pembangunan. Jaraknya juga lumayan jauh dari pusat kota Jakarta dan Bandara Soekarno-Hatta.
Beda dengan Stadion Manahan yang lebih mudah diakses oleh transportasi dari pusat kota Solo. Dari bandara terdekat yakni Adi Sumarmo hanya menempuh jarak 11,9 km saja.
Selain itu Manahan juga sudah memenuhi standar FIFA untuk mengadakan pertandingan sekelas Piala Dunia U17 2023.
Keunggulan lain yang belum dipunyai JIS adalah di stadion Manahan sudah menggunakan rumput jenis Zoysia Japonica yang diklaim lebih kuat dan nyaman bagi para pemain. (*/Rizal)