Suara Denpasar - Gerak tambahan yang diberikan salah satu pemain Vietnam bernomor punggung 20 yakni Nguyen Hong Phuc kepada pemain Timnas Indonesia di laga final Piala AFF U-23 2023, kini menjadi sorotan publik.
Bagaimana tidak, gerakan kasar yang dilakukan Nguyen Hong Phuc itu terbilang sangat berbahaya karena menyasar ke bagian kepala Haykal Alhafiz, salah satu punggawa Timnas Indonesia.
Dari video yang banyak beredar di media sosial, sikap kasar yang diberikan Nguyen bahkan sampai membuat Haykal terjatuh kesakitan.
Namun parahnya tidak ada kartu yang dikeluarkan wasit atas gerak kasar yang dinilai sebagai bentuk pelanggaran ini.
Hal ini pun lantas membuat para suporter Timnas Indonesia merasa geram. Bahkan, mereka kini menantang Erick Thohir untuk melakukan protes kepada AFF atas sikap kasar pemain Vietnam yang dengan beraninya melakukan aksi berbahaya dengan menyikut kepala pemain lawan.
"Berani protes ke AFF? @PSSI @ericktohir," demikian salah satu tantangan yang dilayangkan akun pendukung sepak bola Indonesia lewat cuitan akun Twitter @indosupporter dengan jumlah pengikut 116.604 pengguna itu.
Tantangan itu pun turut disetujui oleh warganet lainnya. Mereka menilai aksi protes ini seharusnya mampu dilakukan Sang Ketum PSSI. Terlebih Erick Thohir sebelumnya juga berani mengancam pelatih asing yang tidak mau melepas pemainnya ke skuad Garuda.
"Kalau @erickthohir berani bawel ke pelatih asing yang gak mau lepas pemain U-23, harusnya bapak Erick juga harus berani kalo ada pemainnya yang disikat dan diperlakukan tidak adil seperti ini," kata akun @ttserah membalas cuitan @Indosupporter.
"Ayo rick (Erick Thohir), jangan pelatih klub mulu lu ancem-ancem. Ini berani kaga lu laporin?" tambah akun @heykarez.
"Federasi nggak ada niat pengen lapor biar hukum AFC/AFF tu pemain," kata @MochammadDiyan sama-sama berharap pihak PSSI berani lapor agar pemain Vietnam mendapat hukuman setimpal. (*)