Suara Denpasar - Manajemen Persebaya Surabaya, Yahya Alkitri kena semprot Bonek usai menyinggung soal pelatih baru skuad Bajul Ijo.
Para pendukung Persebaya itu menilai Yahya Alkitri kurang bisa dijaga ucapannya. Pasalnya, pria yang menjabat sebagai manajer skuad Bajul Ijo itu sebelumnya telah mengungkapkan Uston Nawawi hanya akan menangani Persebaya sampai kedatangan pelatih baru di awal September nanti.
”Insyallah head coach baru Persebaya akan kami umumkan di awal September,” demikian kata Yahya Alkatiri seusai menunjuk Uston Nawawi, sebagaimana dirilis laman resmi klub.
Namun, Yahya Alkitri baru-baru ini justru mengungkapkan bahwa pihak manajemen Persebaya Surabaya berniat mempermanenkan Uston Nawawi sebagai pelatih kepala seusai sukses membawa tiga kemenangan beruntun di Liga 1 2023/2024.
Tak rela kehilangan peran besar Uston Nawawi, pihak manajemen klub bahkan sampai rela berkirim surat ke operator PT LIB. Selain itu, mereka juga mengupayakan lisensi untuk caretaker tersebut kepada PSSI.
Sebab, Uston Nawawi saat ini masih berlisensi AFC A. Sedangkan aturan dari PSSI mewajibkan seorang pelatih memiliki lisensi setara AFC Pro atau UEFA Pro.
Walau begitu, Yahya juga mengatakan bila rencana mempermanenkan Uston Nawawi tak kunjung mendapat tanggapan dari PT LIB, maka pihak manajemen Persebaya akan tetap melanjutkan opsi kedua yakni bernegosiasi dengan pelatih asing yang sudah ada.
"Jika tidak ada tanggapan, kami akan beralih opsi kedua. Sebenarnya, opsi kedua ini sudah ada pelatihnya. Kami tinggal melanjutkan pembicaraan. Yang pasti, pelatih baru sudah ada," kata Yahya.
Keputusan yang terus berubah-ubah dari pihak manajemen ini, rupanya mengundang kritikan dari Bonek. Mereka menilai, Yahya kurang gercep dalam mendatangkan pelatih baru. Selain itu, Bonek juga menolak halus rencana manajemen mempermanenkan Uston Nawawi.
Bonek memang tak menampik, Uston Nawawi memang bagus dalam melatih Persebaya Surbaya. Apalagi, ia baru-baru ini juga berhasil membawa tiga kemenangan beruntun bagi skuad Bajul Ijo. Namun, ia kurang pengalaman untuk menangani tim senior.
"Sorry mulai kurang respect sama manajemen khususnya Yahya. Omongannya sering berubah-ubah gak bisa dipegang. Jika memang keadaan keuangan memberatkan pelatih asing kenapa memaksakan. Nah coach Uston (Nawawi) sih bagus emang. Tapi pengalaman menangani tim senior di liga yang panjang belum teruji. Kalau mau gambling ya gak usah target juara. Realistis aja harusnya," kata akun bernama @arif_cds, sebagaimana dilansir dari kolom komentar akun fanbase Persebaya Surabaya, @psbynews, Senin (28/8/2023).
"Kakean omong tapi kurang pembuktian awakmu sakjane ya Yahya, terlalu mentereng mengenai target juara hingga berbicara persiapan saja masih separuh targetmu (Aku ngomongin kamu, tapi kamu kurang bukti ya Yahya, kamu terlalu fokus pada target juara, ngomongin persiapan yang masih separuh dari targetmu)," tulis akun bernama @bayuuvnd.
"Yahya kurang satset," tambah akun @b0113k mengomentari pihak manajemen Persebaya yang kurang cepat dalam mendatangkan pelatih anyar. (*)