Suara Denpasar - Sempat memiliki masa depan cerah sebagai mesin gol Timnas Indonesia, karier pesepak bola asal Papua ini justru mulai meredup di usia matangnya. Padahal, dia juga pernah membela tim besar macam Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta.
Siapa tak menyangka, karier Osvaldo Haay bakal seperti ini. Pernah jadi top skor dalam ajang SEA Games 2019 dengan torehan 8 gol, dia malah masih menganggur.
Sampai saat ini dia belum mendapat klub baru setelah habis kontraknya dengan Macan Kemayoran, Persija Jakarta.
Pada 1 Juli 2023 lalu sampai September 2023 ini, pemain berusia 25 tahun yang mengawali karier di Persipura Jayapura itu belum ada yang meminatinya.
Faktor cedera tulang kering yang kambuhan diduga menjadi biang kerok dari merosotnya karier Osvaldo. Pada tahun 2021 atau musim Liga 1 2021/2022, saat masih berkostum Persija, dia mengalami cedera tulang kering hingga harus menepi beberapa bulan.
Praktis, pada Liga 1 2021/2022, dia hanya bermain sebanyak 26 laga. Dengan menit bermain selama 1.743, atau rata-rata 67 menit perlaga yang dilakoni.
Sebagai penyerang sayap kiri, sumbangsihnya bagi Persija pada musim pertamanya itu terbilang minim. Yakni hanya 1 gol dan 4 assist.
Pada musim keduanya di Persija, justru separuh musim dibekap cedera yang sama. Hanya separuh musim saja dia membela Persija. Itu pun dia hanya 11 kali dimainkan dalam semusim, dengan sumbangan 1 gol dan 1 assist.
Karier Osvaldo Haay sebetulnya cukup mentereng di usia muda. Awal kariernya bersama Persipura dari tahun 2015. Pada Liga 1 musim 2016/ 2017, dia mencacatkan 22 caps, dengan 6 gol dan 2 assist.
Baca Juga: Tak Dibutuhkan Shin Tae Yong, Justin Mathieu Batal Gabung Timnas Indonesia
Hasil kurang bagus bagi Persipura di musim itu membuatnya hengkang ke Persebaya pada musim 2017/ 2018.
Bersama Persebaya, dia main sebanyak 21 laga dengan 9 gol dan 3 assist dan disayang Bonek, suporter Bajul Ijo. Kemudian pada musim 2018/2019, dia main sebanyak 20 kali dengan 6 gol dan 3 assist.
Musim Liga 1 2019/2020 dihentikan karena pandemi Covid-19. Sehingga dia hanya main dua kali.
Petaka itu terjadi pada musim 2021/2022 dan seterusnya. Meski ikut mengantarkan Persija meraih juara Piala Menpora tahun 2021 sehingga diidolakan The Jakmania, suporter Persija. Sayangnya, pada Liga 1 musim 2023/2024, dia berstatus tanpa klub.
Di luar klub profesional, karier Osvaldo Haay di Timnas Indonesia sempat menyilaukan. Dia pernah membawa Timnas Indonesia U23 jadi juara Piala AFF U23 pada 2019 di Kamboja.
Pada laga final Piala AFF U23 tahun 2019 tersebut, Timnas Indonesua U23 di bawah asuhan Indra Sjafri menang atas Thailand dengan skor 2-1. Salah satu gol diciptakan Osvaldo Haay. Dia menjadi pahlawannya.