Suara Denpasar – Dicoretnya Aaron Suitela dari skuad Timnas Indonesia U-17 membuat Welber Jardim menjadi satu-satunya pemain diaspora yang tersisa di kubu asuhan Bima Sakti.
Seperti dilansir dari suara.com pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti kembali mencoret satu pemain diaspora dari TC Timnas Indonesia U-17.
Padahal, sebelumnya pemain berdarah Indonesia – Turki yang mendapat undangan trial di klub elite Brasil tersebut digadang-gadang akan menjadi motor penggerak Timnas Indonesia U-17 bersama dengan pemain diaspora Welber Jardim.
Aaron Suitela dinilai tidak sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh tim kepelatihan Timnas Indonesia U-17.
Bima Sakti pun menegaskan, pencoretan Aaron Suitela sudah berdasarkan hasil diskusi panjang dengan tim pelatih, termasuk dengan konsultan pelatih Frank Wormuth, dan coach Indra Sjafri.
“Aaron Suitela kemarin setelah kami evaluasi dan yang memilih dan menentukan bukan saya sendiri. Saya bicara dengan (konsultan pelatih) Frank Wormuth dan coach Indra (Sjafri) serta tim pelatih, ya masih belum cukup untuk kami ambil,” jelas Bima Sakti dikutip dari suara.com Minggu (17/9/2023).
Sebelum Aaron Suitela, sejumlah pemain diaspora pun sudah dipulangkan oleh Bima Sakti. Diantaranya Mahesa Ekayanto, Madrid Augusta, Aaron Nathan Ang, dan Staffan Qabiel Horito.
Rencananya, Timnas Indonesia U-17 akan menjalani TC di Jerman hingga perhelatan Piala Dunia U-17 pada November nanti. (*/Ana AP)