Suara Denpasar - Pelatih Persis Solo, Leonardo Medina membeberkan kunci kemenangan timnya usai berhasil memulangkan PSIS Semarang tanpa gol satu pun.
Sebagaimana diketahui, Persis Solo berhasil menaklukan PSIS Semarang dengan skor 2-0 pada pertandingan yang seringkali disebut laga Derby Jateng di Liga 1 Indonesia.
Sebenarnya, pertandingan yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (16/9/2023) itu berlangsung dengan seru lantaran kedua tim bermain dengan tempo tinggi sejak menit pertama.
Namun, Persis Solo selaku tuan rumah mampu unggul di menit ke-14 melalui tendangan penalti yang dilakukan Alexis Messidoro. Berselang 30 menit, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu pun kembali menggandakan keunggulan lewat gol kedua yang dipersembahkan Ramadhan Sananta melalui sundulannya pada menit ke-44.
Berkat kemenangan itu, Persis Solo akhirnya mengamankan poin maksimal di laga pekan ke-12 Liga 1 2023/2024.
Kembali meraih 3 poin di kandang, Leonardo Medina pun mengucapkan rasa syukurnya pada pertandingan ini.
"PSIS Semarang bermain dengan intensitas tinggi pada babak kedua karena berada di posisi tertinggal. Saya senang dan sangat berterimakasih kepada pemain-pemain dan seluruh staf atas kerja kerasnya," katanya, sebagaimana dikutip dari lama resmi PERSIS Solo, Minggu (17/9/2023).
Ia pun lantas membeberkan kemenangan Persis Solo itu tak akan mungkin bisa didapatkan tanpa peran dua pemain belakangnya di babak paruh kedua.
“Bardanca harus kita tarik karena ia merasa sakit pada kakinya. Lalu Rian merupakan kebutuhan taktikal, karena kita harus melakukan build-up permainan jauh lebih baik,” jelasnya.
Selain itu, pada laga pekan ke-12 kontra PSIS Semarang kemarin, Riyandi yang sebelumnya cedera juga kembali bisa bermain lagi. Sehingga, Medina kini punya 3 penjaga gawang yang siap diturunkan dalam kondisi apapun.
“Saya punya 3 penjaga gawang dan mereka selalu berlatih setiap hari, siap untuk memberikan 100%. Untuk pertandingan kali ini, saya pikir Riyandi harus bermain karena ia perlu melakukan comeback kembali di pertandingan," tuturnya.
Atas kemenangan ini, di laga selanjutnya melawan RANS Nusantara, ia pun akan tetap menerapkan gaya permainan sesuai dengan identitas Laskar Sambernyawa.
"RANS adalah tim yang bagus, mereka bermain dengan terus berlari dan bekerja keras. Persiapan kita tentu akan sama, yaitu bermain sesuai dengan identitas PERSIS,” tandas juru taktik asal Meksiko tersebut. (*)