Suara Denpasar - Hugo Samir, adalah salah satu pemain Timnas Indonesia U-24 yang saat ini di bawah asuhan Indra Sjafri pada Asian Games.
Pemain muda yang bermain di klub Borneo FC di Liga 1 ini ternyata pernah mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
Cerita sanksi dari Komdis PSSI ini diberikan kepada Hugo Samir terjadi pada saat dirinya masih membela klub Bhayangkara FC U-18 yang saat itu bertanding kontra Persebaya Surabaya U-18, pada pertandingan Elite Pro Academy (EPA) untuk Liga 1 -18.
Pada pertandingan yang berlangsung, Hugo Samir menendang wasit karena dirinya merasa tidak puas dengan keputusan pada pertandingan tersebut karena kelakuannya tersebut. Kemudian ia disanksi Komdis PSSI dengan mengantongi denda sekitar Rp5 juta, dan ia mendapatkan larangan bermain kurang lebih selama 1 tahun lamanya.
Namun, aksi cemerlang yang diberikan oleh Hugo Samir kala memakai seragam Timnas Indonesia U-24 di laga Asian Games, patut diacungi jempol karena mampu membius penonton hingga mereka terpukau.
Terlebih lagi, pada menit ke-90+2' saat Hugo Samir dapat meraih kemenangan atas golnya yang luar biasa kala mengenakan seragam Garuda muda Indonesia kontra Kirgistan di ajang Asian Games.
"Teringat saat Hugo Samir disanksi Komdis PSSI larangan bermain 12 bulan, karena melakukan aksi kurang terpuji terhadap wasit di pertandingan EPA U20," kata akun X/Twitter @indosupporter, dikutip dari bandung.suara.com, Kamis (21/9/2023).
"Hugo Samir yang sekarang semakin dewasa dan matang. Salah satunya berkat didikan sang ayah Jacksen F. Tiago," ucapnya kemudian.
Tetapi dengan dibuktikannya permainan yang gemilang dari anak Legenda asing Persebaya Surabaya, Jacksen F. Tiago, di Asian Games, warganet tentunya melihat adanya perubahan positif mengenai sikap emosional yang ditunjukkan pemain keturunan Brasil ini ketika merumput. (*/Dinda)