SUARA DENPASAR - Shin Tae-yong mengungkapkan keinginannya sebelum ia pergi meninggalkan kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak menyinggung soal trofi Piala AFF.
Pada sebuah kesempatan wawancara, Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia terus terang ia sangat mencintai sepakbola tanah air.
Bukan soal kontrak kerjanya yang mengharuskan Shin Tae-yong mengabdi untuk Timnas Indonesia, tapi dari ketulusan hati sang pelatih, ia benar-benar cinta dengan sepakbola nusantara.
Tak ketinggalan, keinginan Shin jika suatu saat pergi atau tidak melatih Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan, ia berharap masyarakat Indonesia mengenangnya.
"Saya ingin dikenang sebagai Shin Tae-yong asal Korea Selatan," ucap Shin, dilansir dari akun Instagram @futboll.indonesia, (27/9/2023).
"Saya tidak hanya ingin mengisi periode kontrak tetapi benar-benar mencintai sepakbola Indonesia," imbuhnya.
Meski belum mendulang trofi Piala AFF, Shin mengaku hadir di Indonesia adalah untuk membangun pondasi Timnas yang kuat. Sehingga apabila sewaktu-waktu ia pergi, kekuatan Garuda tetap maksimal.
"Saya hadir di sini untuk membangun pondasi Timnas yang kuat," tutur Shin.
Dipantau dari laman Transfermarkt, Shin datang sebagai pelatih Indonesia pada akhir 2019, kemudian berlanjut sampai sekarang.
Terlihat juga beberapa pemain senior yang sering menghuni Timnas sebelum era Shin, justru tidak dipanggil lagi saat pelatih asal Korea Selatan datang.(*/Rizal)