Suara Denpasar - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) merencanakan untuk membawa isu transisi energi ke dalam debat calon presiden pada pemilu 2024.
Hal ini sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia saat ini pada program energi baru terbarukan, yang bertujuan untuk mencapai 23 persen dalam bauran energi nasional pada tahun 2025 dan net zero emission pada tahun 2060.
Koordinator Ekosistem dan Pemanfaatan TIK, Direktorat Ketenagalistrikan, Telekomunikasi, dan Informatika PPN/Bappenas, Andianto Haryoko, menjelaskan bahwa isu ini akan dimasukkan ke dalam draft Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sehingga calon presiden dapat mengikuti rencana pemerintah.
"Kami masukkan ke draft Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) nanti kan mereka (capres) baca," kata Koordinator Ekosistem dan Pemanfaatan TIK, Direktorat Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika pada PPN/Bappenas Andianto Haryoko soal wacana tersebut kepada awak media di Denpasar, Rabu (4/10/2023).
Untuk mencapai target ambisius 23 persen energi baru terbarukan pada tahun 2025, Indonesia berkolaborasi dengan Jerman dalam peluncuran aplikasi berbasis web berjudul "AI Solar Energy Estimator for Rooftop in Indonesia" (SEERI). SEERI bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemanfaatan energi terbarukan, khususnya pada panel surya atap, untuk para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan.
Dengan menggunakan teknologi digital terkini, SEERI dapat memetakan potensi energi terbarukan, dampak ekonomi dan lingkungan, serta perkiraan investasi yang diperlukan untuk panel surya atap di berbagai daerah.
Andianto mengungkapkan bahwa SEERI adalah komitmen nyata dalam mendukung energi terbarukan dan ekonomi hijau Indonesia serta pelaksanaan Transformasi Digital. Ia percaya bahwa SEERI memiliki peran kunci dalam mencapai target energi terbarukan 23 persen pada tahun 2025 dan net zero emission pada tahun 2060.
Dengan dasar ini, isu energi baru terbarukan menjadi sangat penting dalam debat calon presiden, mengingat transisi energi dan transformasi digital menjadi isu nasional dan global yang terus berkembang.
Keputusan akhir tentang isu-isu dalam debat calon presiden akan tergantung pada Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang akan mempertimbangkan draft RPJMN sebagai pedoman.
Baca Juga: Tiga Pemuda Bergelimpangan, Ngeri Lakalantas Maut di By Pass IB Mantra Klungkung
Provinsi Bali telah dipilih sebagai daerah pertama untuk implementasi percontohan SEERI. Pemerintah Provinsi Bali dan Center of Excellence Community Based Renewable Energy (CORE) Udayana akan terus bekerja sama dalam aktivitas ini. Ini adalah langkah penting menuju masa depan berkelanjutan yang lebih hijau bagi Indonesia. ***