Suara Denpasar - Asosiasi Sepak Bola Polandia telah mengkonfirmasi informasi yang sebelumnya diberikan oleh media Meczyki mengenai pemulangan empat pemain Timnas Polandia U-17 dari kamp pelatihan mereka di Bali jelang Piala Dunia U-17 2023.
Keempat pemain tersebut, yaitu Oskar Tomczyk, Filip Rózga, Filip Wolski, dan Jan bdzki, dikeluarkan dari kamp pelatihan karena perilaku tidak sportif dan melanggar peraturan. Berikut pernyataan lengkap dari Asosiasi Sepak Bola Polandia mengenai kasus ini sebagaimana dikutip dari media Meczyki.
Pada hari Minggu, timnas U-17 Polandia yang sedang mempersiapkan diri untuk Piala Dunia memainkan pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat di Bali, yang berakhir dengan skor 2-2.
Pada malam hari, pelatih Marcin Wodarski memutuskan untuk melakukan pemeriksaan ke kamar para pemain. Hasilnya, dua kamar kosong ditemukan, dan keempat pemain tersebut ditemukan di sebuah bar di Bali, dengan minuman beralkohol. Para pemain terlihat dalam keadaan mabuk, dan Oskar Tomczyk bahkan mengalami cedera kepala.
Dampak dari kejadian ini sangat signifikan. Pertandingan pertama Kejuaraan Dunia U-17 akan segera dimulai pada 11 November melawan Jepang, dan saat ini hanya tersisa empat pemain yang dapat digantikan, kecuali kiper. Total 21 pemain telah dibawa ke kejuaraan tersebut oleh pelatih Wodarski.
Kejadian ini mencerminkan ketidakpatuhan pemain muda terhadap peraturan dan nilai-nilai yang dipegang oleh timnas Polandia. Meskipun mereka mendapat pelajaran dari skandal serupa yang terjadi pada September 2022, kejadian ini kembali menunjukkan kurangnya kesadaran pemain terhadap tanggung jawab mereka sebagai atlet yang mewakili negara mereka.
Bagi banyak pemain muda, Kejuaraan Dunia ini adalah peluang besar untuk membuktikan diri. Namun, tindakan mereka yang tidak pantas telah membawa konsekuensi serius, baik bagi citra mereka sebagai pemain sepak bola maupun bagi timnas Polandia.
Dalam keterangan resmi klub Lech Pozna, klub tempat beberapa dari pemain ini bermain, mereka mengecam tindakan tidak sportif pemain mereka dan mengutuk perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai klub mereka.
Saat ini, FIFA sedang melakukan konsultasi untuk menentukan apakah pemain lain dapat dipanggil untuk menggantikan mereka. Namun, ada kemungkinan bahwa pelatih Wodarski hanya akan memiliki 17 pemain yang tersedia selama turnamen berlangsung, termasuk tiga penjaga gawang.(*/Rizal)
Baca Juga: Profil Giancarlo Gallifuoco, Pemain Asal Australia yang Disebut Menjadi Incaran Persib Bandung