Suara Denpasar - Timnas Indonesia U-17 kalah 3-1 dalam pertandingan ketiga grup A Piala Dunia U-17 2023 melawan Maroko U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Maroko unggul 3-1 pada menit ke-64 melalui Mohamed Hamony.
Melihat penampilan pemain dari kedua tim sampai dengan laga berjalan 74 menit, pemain Maroko masih bisa melakukan sprint.
Hamony dan Maali adalah dua pemain Maroko yang tetap berlari kencang pada fase akhir pertandingan kali ini.
Lini serang Maroko memanfaatkan kelengahan di pertahanan Indonesia.
Melalui serangan balik cepat, Maali memberikan umpan terobosan ciamik kepada Hamony yang bergerak di sisi kiri.
Tanpa kesulitan Hamony melepaskan tendangan kaki kiri. Bola berjalan di antara kedua kaki kiper Ikram sebelum masuk ke gawang.
Sementara itu setelah pertandingan selesai akun @timnas.indonesia membuat sebuah unggahan untuk mengucapkan terimakasih kepada timnas Indonesia U-17 yang baru saja selesai bertanding.
“Terimakasih sudah berjuang demi lambang Garuda di dada, Timnas U-17 Indonesia,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Oriental Indonesia? Pilar Eropa Berpeluang Dinaturalisasi PSSI, Suporter Sambut
Berbagai tanggapan pun muncul di kolom komentar postingan tersebut.
“Saya apresiasi, ini cuman saran. Kalau pegang bola jangan terlalu lama muter-muter kayak gangsing, gocek gocek gak jelas. Berapa kali begitu? Efektif? Ngak. Gol pertama hilang karena telalu lama pegang bola, gol ketigapun sama. Hampir kebobolan lagi gara-gara nomor 2 hilang bola. Jangan suruh aku main, aku bukan pemain bola,” tulis akun @mn_ramdhan.(Rizal/*)