Dirasa Setengah Hati Selesaikan Masalah HAM, Lembaga Ini Beri Catatan Khusus ke Presiden Jokowi

Suara Denpasar

Senin, 11 Desember 2023 | 12:00 WIB
Dirasa Setengah Hati Selesaikan Masalah HAM, Lembaga Ini Beri Catatan Khusus ke Presiden Jokowi
Dirasa Setengah Hati Selesaikan Masalah HAM, Lembaga Ini Beri Catatan Khusus ke Presiden Jokowi (Instagram @jokowi)

Suara Denpasar – Penyelesaian permasalahan kasus Hak Asasi Manusia (HAM) selama era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepanjang tahun 2023 dirasa kurang memuaskan publik.

Menggunakan skal skor 1-7, Setara Institute merilis hasil penelian mereka terhadap penyelesaian kasus HAM di era pemerintahan Presiden Jokowi selama tahun 2023 hanya berada di skala 3,5.

Peneliti Setara Institute, Sayyidatul Insiyah menilai hasil tersebut menunjukkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi dalam menuntaskan kasus-kasus HAM yang terjadi di Indonesia.

Pihaknya juga menyebut ada penurunan sebesar 0,1 dibandingkan tahun 2022 lalu soal kepuasan masyarakat terhadap penyelesaian kasus HAM.

“Angka yang kami dapatkan itu adalah hanya berada pada angka 3,2 yang mana itu masih di bawah angka moderat 3,5,” kata Sayyidatul dilansir dari laman Suara.com, Senin (11/12/2023).

Sayyidatul menambahkan sejak kepemimpinan Presiden Jokowi di periode kedua yang dimulai sejak 2019 lalu. Angka kepuasan masyarakat terhadap penyelesaian masalah HAM di Indonesia cenderung fluktuatif.

Pada 2019 lalu, Setara Institute mengklaim indeks kepuasan masyarakat terhadap penyelesaian masalah HAM sebesar 3,2, angka yang dinilai stagnan.

Sementara di tahun 2020 hanya 2,9 lalu di 2021 skor naik menjadi 3,0 dan di tahun 2022 terjadi peningkatan dengan skor 3,3.

Sayyidatul menjelaskan lebih lanjut skor 2,2 didapatkan dengan mayoritas kontribusi dari pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya.

baca juga

“Tahun ini kita melihat hak atas tanah kalau dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, itu sangat menurun,” jelasnya.

“Presiden Jokowi itu yang hanya mencapai 1,9 tidak pernah mencapai 2. Angka itu kemudian selalu turun secara terus menurun pada tahun ini,” ungkap Sayyidatul.

“Hasil penelitian kami menemukan bahwa skor untuk berekspresi dan berpendapat hanya berada pada 1,3 dan itu sangat jauh dengan perbandingan dengan hak-hak sub indikator lainnya,” tandasnya. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cahyo R. Muzar Lantik Romi Yudianto sebagai Anggota MPWN dan MKNW

Cahyo R. Muzar Lantik Romi Yudianto sebagai Anggota MPWN dan MKNW

Denpasar | Rabu, 29 November 2023 | 17:29 WIB

Prediksi Skor Burnley vs West Ham: Ambisi Tuan Rumah Lepas dari Dasar Klasemen Liga Premier

Prediksi Skor Burnley vs West Ham: Ambisi Tuan Rumah Lepas dari Dasar Klasemen Liga Premier

Denpasar | Sabtu, 25 November 2023 | 10:00 WIB

Panas dan Mengejutkan, Megawati Sentil Kondisi Mahkamah "Keluarga" Konstitusi

Panas dan Mengejutkan, Megawati Sentil Kondisi Mahkamah "Keluarga" Konstitusi

Denpasar | Senin, 13 November 2023 | 09:01 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×