Artificial Intelligence Mampu Cegah Penipuan danDukung Transisi Perbankan Fisik ke Digital

Suara Depok

Selasa, 09 Agustus 2022 | 21:41 WIB
Artificial Intelligence Mampu Cegah Penipuan danDukung Transisi Perbankan Fisik ke Digital
Ilustrasi

Depok.suara.com - Transaksi melalui perbankan digital telah tumbuh signifikan sejak dimulainya pandemi COVID-19. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengakui tren tersebut dari besarnya peningkatan penerimaan dan preferensi masyarakat dengan berbelanja secara online melalui berbagai platform e-commerce. 

Bank Indonesia mencatat total nilai transaksi perbankan digital mencapai Rp3.766,7 triliun pada Mei tahun ini, meningkat 20,82 persen (year-on-year) dibandingkan tahun 2021. 

Salah satu dari 6 agenda prioritas sektor keuangan untuk Presidensi G20 Indonesia November mendatang yang diperkenalkan Bank Indonesia adalah menekankan pentingnya inklusi keuangan digital dan keuangan UMKM dengan memanfaatkan sistem perbankan terbuka untuk meningkatkan produktivitas, dan mendukung ekonomi negara serta sektor keuangan inklusif bagi masyarakat yang masih kurang terlayani. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengidentifikasi ada 2.593 cabang fisik bank tutup di rentang 2017-2021, tetapi pada saat yang sama tercatat pertumbuhan 3 kali lipat dalam transaksi digital. Di Indonesia sudah banyak bank dan platform e-commerce yang memberikan layanan bank secara digital dan menciptakan aplikasi bank digital seperti Jenius oleh BTPN, Livin oleh Bank Mandiri, serta bank digital berbasis e-commerce seperti SeaBank (oleh Shopee) – disusul Allo Bank, Permata Bank, dan Aladin. 

Meski telah mengintegrasikan teknologi digital, sebagian besar proses orientasi dan layanan pelanggan masih bergantung pada kehadiran fisik. Sebagian besar calon nasabah yang berpotensi untuk diberi layanan kredit masih belum terlayani, dievaluasi, dan terlindungi secara efisien. 

Selain itu, bank-bank yang menargetkan segmen UMKM juga tidak memiliki teknologi dan pengetahuan memadai untuk menilai kelayakan kredit mereka. Dalam skenario tersebut, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan pembelajaran mesin (machine learning) dapat menjadi solusi dan mengurangi risiko sehingga bank bisa belajar untuk mengategorikan, mencocokkan jenis dan jangka waktu pinjaman, dan berlatih untuk mengelola risiko dengan lebih baik. 

Perusahaan teknologi AI asal Singapura, ADVANCE.AI (AAI) menyebutkan terjadinya peningkatan tingkat aktivitas ilegal yang melanggar kerahasiaan informasi pribadi para pengguna internet. 71 persen berupa pencurian identitas, 66 perseb berupa aktivitas phishing, dan 63 persen berbentuk penipuan akun. Sementara Indonesia Anti-Phishing Data Exchange (IDADX) mencatat adanya 3.180 serangan phishing di domain internet Indonesia (dot id) hanya pada kuartal pertama tahun 2022. Untuk menyikapinya, langkah pengamanan yang lebih ketat perlu diterapkan oleh pihak terkait. 

AAI adalah salah satu pelopor yang menciptakan platform one-stop inovatif untuk membantu lembaga keuangan melakukan verifikasi identitas digital (digital identity verification), orientasi pelanggan (customer onboarding), mitigasi penipuan (fraud mitigation), dan pengenalan dokumen identitas (identity document recognition) di dalam sebuah kerangka kerja yang sangat aman dan patuh. 

Bermitra dengan lebih dari 800 klien di sektor jasa keuangan, multi-finance, dan e-commerce seperti Standard Chartered Bank, BTPN, MNC Bank, Bank Mega, Gojek, dan Tokopedia, tujuan utama AAI adalah membuat proses transaksi digital di bank dan institusi keuangan sejenisnya, lebih aman, cepat, dan efisien, tanpa mengorbankan keamanan informasi pribadi dan/atau dana klien. 

baca juga

“Verifikasi identitas secara digital dan teknologi manajemen risiko akan dapat mendukung bank, entitas tekfin, dan perusahaan multi-finance untuk bisa secara digital menerima nasabah dan pelaku UMKM baru, serta menilai risiko dan kelayakan kredit dari segmen-segmen tersebut, yang banyak di antaranya tidak mempunyai profil kredit lengkap,” papar Ronald F. Molenaar, Indonesia Country Manager ADVANCE.AI. 

AAI juga merupakan perusahaan pertama di Asia Tenggara yang telah lulus tes kelayakan Presentation Attack Detection (PAD) iBeta terhadap serangan penipuan (fraudulent attacks), yang sesuai dengan sertifikasi International Organization for Standardization (ISO) 30106-3 untuk produk liveness detection. 

“Bertambahnya jumlah UMKM baru serta tumbuhnya kelas menengah di Indonesia adalah indikasi bahwa sekarang adalah waktu yang tepat untuk menerapkan solusi bisnis yang lebih sederhana dengan bantuan AI. Perbankan digital akan semakin gencar di masa depan karena meningkatnya preferensi publik untuk mengakses layanan perbankan melalui ponsel, serta adanya tuntutan sebuah sistem pembayaran digital yang praktis. Namun, sistem pembayaran ini juga harus dilengkapi dengan langkah-langkah keamanan online yang lebih kokoh, dan hal tersebut dapat terwujud dengan memanfaatkan machine learning untuk menganalisis kelayakan kredit,” pungkas Ronald F. Molenaar, Indonesia Country Manager ADVANCE.AI.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nanovest KolaborasidenganADVANCE.AI Demi Tingkatkan Proses KYC yang Aman

Nanovest KolaborasidenganADVANCE.AI Demi Tingkatkan Proses KYC yang Aman

Depok | Kamis, 04 Agustus 2022 | 22:20 WIB

IBM Security Manfaatkan AI Terhadap Serangan Siber

IBM Security Manfaatkan AI Terhadap Serangan Siber

Tantrum | Selasa, 17 Mei 2022 | 19:03 WIB

TIK Polri Gelar Rakernis, Bahas Penguasaan Teknologi Blockchain hingga Artificial Intelligence

TIK Polri Gelar Rakernis, Bahas Penguasaan Teknologi Blockchain hingga Artificial Intelligence

News | Kamis, 24 Maret 2022 | 13:45 WIB

Terkini

7 Tanaman Penyerap Energi Negatif Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki

7 Tanaman Penyerap Energi Negatif Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:20 WIB

4 Cushion Tahan 12 Jam Tidak Luntur untuk Kerja Kantoran Sesuai Review dan Harga

4 Cushion Tahan 12 Jam Tidak Luntur untuk Kerja Kantoran Sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:15 WIB

5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang

5 Sepeda Lipat United Termurah yang Nyaman dan Praktis untuk Jangka Panjang

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:15 WIB

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta Tanpa Bantuan Orang Dalam Bandara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:14 WIB

Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat

Sari Yuliati Tinjau Langsung Lokasi Gempa NTT, DPR Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat

DPR | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara

Tamansiswa Onthel Mardika, Mengulang Jejak Pawai Kemerdekaan Pertama Ki Hadjar Dewantara

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200

Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:11 WIB

Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka

Momen Bendera Pusaka Diarak dari Monas ke Istana Merdeka

Foto | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:08 WIB

Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun

Detik-detik Sopir Truk Sumbu Pendek Hancurkan Kaca Bus Restu Panda di Madiun

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:00 WIB

Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?

Ketika Banyak WNI Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Kita Benahi?

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:00 WIB

×