KSAD Dudung Murka dengan Pernyataan Effendi Simbolon: Jangan Salahkan Prajurit Kita Ngamuk!

Suara Depok

Rabu, 14 September 2022 | 16:31 WIB
KSAD Dudung Murka dengan Pernyataan Effendi Simbolon: Jangan Salahkan Prajurit Kita Ngamuk!
Kasad Jenderal Dudung meninjau lokasi pembangunan Mabesad di IKN. [ANTARA] (ANTARA)

Depok.suara.com - Polemik pernyataan yang anggota Komisi I DPR RI, Effendi Simbolon tentang TNI seperti gerombolan masih bergulir. Kali ini beredar video Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang terlihat murka kepada politisi PDIP itu.

Jenderal Dudung mengatakan prajurit TNI AD di tingkat Tamtama dan Bintara marah dengan pernyataan anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon yang menyebut 'TNI seperti gerombolan'.

Karena itu dirinya meminta agar jangan ada pihak yang menyalahkan jika prajurit mengamuk.

"Jangan salahkan nanti prajurit kita ngamuk. Prajurit kita ini di grup, di kelompok, di grup Tamtama sudah panas. Kelompok Bintara sudah marah," kata Dudung dalam video yang beredar, dikutip Rabu (14/9).

Bahkan Dudung sampai menegur para perwira yang dinilainya diam terhadap pernyataan Effendi. Ia mempertanyakan apakah para perwira itu takut kehilangan jabatannya.

"Kok kita kelompok perwira santai-santai saja gitu loh? Apa takut jabatannya dilepas atau gimana?"kata Dudung.

"Danrem-Dandim juga saya lihat santai saja, meninabobokan jabatan. Jangan terbiasa seperti itu saya minta, ya?" imbuhnya.

Dudung meminta jajarannya agar jangan diam saja dengan pernyataan Effendi. Ia menilai pernyataan Effendi telah menginjak harga diri dan kehormatan TNI AD.

"Saya minta ini buktikan ya, jangan kemudian diam saja, takut pangkat dan jabatannya dicopot. Kalian sudah bisa buktikan apa yang saya lakukan," katanya.

baca juga

Sebelumnya, Effendi Simbolon jadi sorotan publik karena pernyataan 'TNI seperti gerombolan'. Dia mengkritik banyak pelanggaran di tubuh TNI dan menyebut TNI layaknya gerombolan ormas.

Setelah itu, bermunculan sejumlah video TNI AD mengecam pernyataan Effendi. Sebagian video disertai ancaman.

Hari ini, Effendi telah meminta maaf atas pernyataannya. Ia menyatakan sudah bertemu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan mencoba menghubungi Dudung.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Permohonan Maaf Effendi Simbolon Belum di Respon KSAD Jendral Dudung Abdurachman, Ada Apa ?

Permohonan Maaf Effendi Simbolon Belum di Respon KSAD Jendral Dudung Abdurachman, Ada Apa ?

Bandungbarat | Rabu, 14 September 2022 | 16:20 WIB

Omongan Effendi Simbolon Sakiti Keluarga Besar TNI, PDIP Diwanti-wanti Waspada

Omongan Effendi Simbolon Sakiti Keluarga Besar TNI, PDIP Diwanti-wanti Waspada

News | Rabu, 14 September 2022 | 16:18 WIB

Tindak Lanjut Aduan soal TNI Mirip Gerombolan, MKD DPR RI akan Panggil Politisi PDIP Effendi Simbolon dan Pelapor

Tindak Lanjut Aduan soal TNI Mirip Gerombolan, MKD DPR RI akan Panggil Politisi PDIP Effendi Simbolon dan Pelapor

News | Rabu, 14 September 2022 | 16:11 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×