Jangan Remehkan, Burung dan Kelelawar Bisa Jadi Perawat Hutan

Suara Depok

Minggu, 11 Desember 2022 | 19:05 WIB
Jangan Remehkan, Burung dan Kelelawar Bisa Jadi Perawat Hutan
Burung ternyata bisa merawat hutan hingga kembali lebat (Pixabay)

Depok.suara.com - Ancaman deforestasi terjadi di berbagai belahan Bumi. Penyebab utamanya, mulai alih fungsi hutan hingga kebakaran. Adakah cara efektif untuk memulihkan hutan kembali?

Studi yang dilakukan tim internasional dari Max Planck Institute of Animal Behavior, Yale School of the Environment, New York Botanical Garden, dan Smithsonian Tropical Research Institute berjudul Animal Seed Dispersal Recovery During Passive Restoration In a Forested Landscape, edisi 14 November 2022, menunjukkan penyebaran benih yang dilakukan hewan merupakan kunci pemulihan hutan tropis.

Riset yang dipimpin Sergio Estrada Villegas dan kolega ini meneliti rangkaian regenerasi hutan di Panama tengah yang berlangsung 20 hingga 100 tahun. Tepatnya, di Barro Colorado Nature Monument (BCNM).

Hutan BCNM diklasifikasikan sebagai hutan tropis, dengan musim kemarau dari pertengahan Desember hingga pertengahan April. Di sini, terdapat campuran pepohonan tua dan tegakan hutan sekunder dengan umur berbeda.

“Cara penyebaran spesies pohon di hutan ini cenderung bervariasi seiring berjalannya suksesi ekosistem,” tulis peneliti.

Hasil analisis menunjukkan, jenis pohon berbiji kecil disebarkan oleh burung kecil, kelelawar, dan angin. Pepohonan ini membentuk kanopi yang mendorong kolonisasi oleh burung dan mamalia, yang kemudian terjadi suksesi.

“Pada bentang alam sekitarnya, berdampak pada interaksi antara penyebar dan sumber benih,” tulis peneliti.

Pemulihan hutan akan lambat di wilayah yang terjadi deforestasi dan sekitar. Sebab, pergerakan benih bergantung pada angin, kelelawar dan burung kecil.

Sebaliknya, di lokasi yang dikelilingi tumbuhan dengan hutan luas, interaksi antara penyebar dan tumbuhan akan tinggi, sehingga hutan akan pulih lebih cepat. Sebab, pergerakan benih dilakukan juga oleh burung lebih besar dan mamalia yang tidak dapat terbang, juga burung kecil dan kelelawar.

baca juga

“Penyebaran benih merupakan interaksi ekologi yang penting bagi keberhasilan restorasi ekosistem," tulis laporan itu.

Peneliti menegaskan, tantangan restorasi ekologi adalah pembentukan kembali interaksi spesies yang mempercepat regenerasi hutan dan fungsi ekosistem.

“Dalam studi ini, kami menggunakan data jangka panjang untuk menggambarkan interaksi antara tumbuhan dan penyebar benih selama restorasi pasif, yaitu regenerasi alami dalam lanskap yang terpelihara dengan baik,” jelas laporan tersebut.

Pulihkan hutan

Sergio Estrada-Villegas, ahli biologi Universitas del Rosario [Bogotá, Kolombia], penulis pertama studi ini, mengatakan penyebaran benih oleh hewan adalah kunci perluasan hutan. Bahkan di daerah tropis, lebih dari 80% spesies pohon dapat disebarkan oleh hewan, yang mengangkut benih ke seluruh lanskap.

“Dalam upaya restorasi hutan, fokus utama pada peningkatan tutupan pohon dan membangun kembali interaksi hewan-tanaman untuk menopang fungsi ekosistem, harus dilakukan,” terangnya, dikutip dari Sciencedaily.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tes Kepribadian 10 Desember 2022: Apa Aset Terbesar Dalam Diri yang Tersembunyi?

Tes Kepribadian 10 Desember 2022: Apa Aset Terbesar Dalam Diri yang Tersembunyi?

Lifestyle | Sabtu, 10 Desember 2022 | 10:05 WIB

Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, Pemerintah Pegang Peran Penting dalam Tetapkan Kebijakan

Terus Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik, Pemerintah Pegang Peran Penting dalam Tetapkan Kebijakan

Otomotif | Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:23 WIB

Ancaman Resesi Menghantui Masyarakat, Erick Thohir Dinilai Figur yang Tepat Jadi Pemimpin Indonesia

Ancaman Resesi Menghantui Masyarakat, Erick Thohir Dinilai Figur yang Tepat Jadi Pemimpin Indonesia

News | Jum'at, 09 Desember 2022 | 14:22 WIB

Terkini

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:25 WIB

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:22 WIB

Bupati Purwakarta Minta Maaf  Soal Lagu 'Lalaki Langit', Bantah Rendahkan Wanita

Bupati Purwakarta Minta Maaf Soal Lagu 'Lalaki Langit', Bantah Rendahkan Wanita

Video | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:21 WIB

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

Pekerja Tewas di Lereng Gunung Baung: Ketika Pohon yang Ditebang Menimpa Diri Sendiri

Pekerja Tewas di Lereng Gunung Baung: Ketika Pohon yang Ditebang Menimpa Diri Sendiri

Jatim | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:17 WIB

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:14 WIB

Bupati Langkat Dulu Kena OTT, Kini Penggantinya Kena Jerat KPK

Bupati Langkat Dulu Kena OTT, Kini Penggantinya Kena Jerat KPK

Sumut | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:10 WIB

Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia

Gol Cristiano Ronaldo saat Portugal Kalahkan Kroasia Akhiri Kutukan 20 Tahun di Piala Dunia

Bola | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:10 WIB

Harga LNG Industri Dipangkas Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Klaim Bisnis Tetap Untung

Harga LNG Industri Dipangkas Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Klaim Bisnis Tetap Untung

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

×