Depok.suara.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka termasuk salah satu pemimpin muda di Indonesia. Daya tariknya di sosial media bahkan membuatnya jadi sorotan.
Tetapi dalam podcast dengan Putri Tanjung yang diunggah akun YouTube CXO Media, Gibran Rakabuming Raka mengaku sebagai sosok yang anti sosial media. Dirinya bahkan mengaku baru memiliki sosmed setelah mencalonkan diri sebagai wali kota.
"Saya anti sosial media. Saya baru bikin akun setelah mencalonkan. Followers nya masih sedikit," tegasnya.
Bagi putra sulung Presiden Jokowi ini, sosmed bukan untuk kepentingan pribadi. Walau dirinya memang menggunakan sosmed untuk berjualan.
Tidak hanya baginya, istri dan anak-anaknya pun tidak memiliki sosial media. Sehingga sulit bagi orang-orang untuk menemukan foto dirinya dan keluarganya.
"Jadi orang-orang bingung cari photo anak saya. Saya jarang upload begitu. Saya ingin privasi," tandasnya.
Selain itu Gibran juga melarang bawahannya untuk memasang fotonya dalam sebuah baliho. Bahkan beberapa kali ada yang memasang photonya langsung di take down.
"Tidak boleh ada photo saya di sosmed, di baliho, saya paling melarang orang di balai kota memasang photo saya yang putih itu. Jangan. Awal-awal sering jadi harus di take down," tegasnya.
Baginya Gibran bila ingin menaikkan popularitas lebih baik menggunakan kinerja. Sehingga bila sudah naik secara popularitas dan elektabilitas, tidak perlu lagi dengan memasang baliho.
"Nggak perlu. Kita liat popularitas dan elektabilitas, kalau dah tinggi ngapain? Orang kan enek liat muka saya terus," kelakarnya.
"Udah banyak yang kenal. Udah pada yang tahu. Sekarang Awareness program-program," pungkasnya.